Suara.com - Kisah pengguna Twitter atau sender yang dibuat frustasi oleh tetangga baru-baru ini menjadi viral. Sender ini menceritakan rumahnya dikepung kandang kambing oleh tetangga dari segala penjuru.
Curhatannya menjadi viral setelah dibagikan oleh akun Twitter @SeputarTetangga. Ia memberikan judul curhatannya bernama "Nangis Sekebon".
"The raise of baphomet," tulis @SeputarTetangga sebagai keterangan Twitter seperti dikutip Suara.com, Jumat (27/8/2021).
Dalam curhatannya, sender ini mengeluh tetangga membuat kandang kambing di samping rumahnya. Awalnya, tetangga membuat kandang kambing di sebelah kiri rumahnya.
"Sekarang rumahku dihimpit kandang kambing," keluh sang sender.
Selang berapa lama, tetangga juga membuat kandang kambing di samping rumah sebelah kanan. Hal itu tentunya membuat rumah sang sender menjadi bau.
Aksi tetangga sender itu juga semakin menjadi-jadi. Tetangga bahkan membuat kandang kambing lagi di depan rumah sender.
"Samping rumah sebelah kiri pelihara kambing, samping rumah sebelah kanan pelihara kambing. Dan sekarang depan rumahku pelihara kambing," curhatnya.
Sontak, rumah sang sender dikepung oleh kandang kambing di berbagai penjuru. Kondisi ini membuat rumah sang sender juga didatangi banyak nyamuk.
Baca Juga: VIRAL Pria Bertato Berontak Takut Suntik Vaksin, Netizen: Tato Tempelan Hadiah Chiki
Tak hanya itu, tetangganya juga kerap membakar rumput hingga kotoran kambing setiap hari. Akibatnya, rumah sender selalu bau kotoran dan asap.
Sender ini juga kesulitan menjemur pakaian di rumah akibat aktivitas tetangga yang kerap membuat asap.
"Nyamuk makin banyak. Apalagi kalau rumput kering buat makan kambing, kalau dibakar bau banget karena bercampur sama kotoran kambing. Jemur baju tiap hari kena asap," ungkapnya.
Sang sender mengaku dirinya sudah frustasi dan ingin menangis. Ia menyebut kandang-kandang kambing itu telah menyusahkan hidupnya.
"Ya Allah mau nangis rasanya. Kandang kambing makin banyak makin nyusahin. Pengen pindah rumah aja," pungkasnya.
Curhatan sender itu mengenai kondisi rumahnya dikepung kandang kambing langsung dibanjiri komentar warganet. Mereka memberikan saran sampai menceritakan pengalaman serupa.
"Pelihara anjing. Yang banyak sekalian. Biar ribut sama kambingnya. Nanti kalau ditegur, bilang aja situ pelihara kambing bau tokai sama asap aja aku gak protes. Ngapain ngurusin peliharaan saya?" saran warganet.
"Solusinya ikutan pelihara kambing," celutuk warganet.
"Tetangga depan rumah aku ternak kambing, kandang nya VIP banget. Bekas toko fotocopy Bawahnya pakai keramik, dan bau nya sungguh menyengat dan menggangu," curhat warganet.
"Typical orang Indonesia banget nih emang dari dulu susah berubah. Padahal kandang ternak yang ideal tuh jarak dari pemukiman kurang lebih 200 meter, biar gak ganggu tetangga. Coba omongin baik-baik nder sama tetangganya, cari titik tengah baiknya gimana," jelas warganet.
"Lapor ke RT/RW/Desa, atau kalau gak mempan bisa dibawa ke ranah hukum. Karena hal tersebut juga diatur dalam hukum," tambah yang lain.
"Ikut bela sungkawa nder. Terserang sekte Baphomet," sahut warganet.
"Didoain aja nder semoga taun depan ganti sapi," komen warganet.
Berita Terkait
-
VIRAL Pria Bertato Berontak Takut Suntik Vaksin, Netizen: Tato Tempelan Hadiah Chiki
-
Menikah saat Gangguan Jiwa, Keluarga Megawati Laporkan Kasus Pencabulan
-
Riasan Dikomplain Ibu Mertua, Pengantin Auto Bete Lihat Hasil Make Up Kedua
-
Tak Pesan Olshop Tapi Dapat Kiriman Paket Misterius, Isinya Bikin Syok
-
Viral Potret Mobil Parkir di Sungai dan 5 Berita Viral Lainnya
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Ini Penjelasan Kemenag
-
Kemenag Tetapkan 1 Ramadan Pada Kamis 19 Februari, Mengapa Beda dengan Muhammadiyah?
-
Bertemu Wakil Palestina di PBB, Menlu Sugiono Tegaskan Dukungan Indonesia
-
Getok Tarif Parkir Rp100 Ribu, Polisi Ciduk 8 Jukir Liar di Tanah Abang
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Komdigi Siapkan Aturan Penggunaan AI, Lokataru Endus Motif Kepentingan Bisnis dan Politik
-
Sambangi Kelenteng Bio Hok Tek Tjeng Sin, Rano Karno Gaungkan Pesan Keadilan di Tahun Baru Imlek
-
Lokataru Minta Masalah Kebocoran Data Nasional Dievaluasi Sebelum Bahas RUU KKS
-
Intimidasi Makin Meluas, Ibu Ketua BEM UGM dan 30 Pengurus Jadi Sasaran Teror Digital
-
Lokataru Foundation: RUU KKS Berpotensi Jadi Alat Represif Baru