Suara.com - Beredar narasi Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin memberikan peringatan masyarakat yang menolak vaksin Covid-19 akan masuk neraka.
Narasi ini dibagikan oleh akun Facebook Dwi N. Akun ini membagikan foto Wapres Ma'ruf Amin sambil menuliskan narasi seputar penolak vaksin virus corona.
Dalam narasinya, Wapres Ma'ruf Amin mengatakan vaksin merupakan perintah agama dan wajib hukumnya. Karena itu, masyarakat yang menolak vaksin Covid-19 bisa masuk neraka karena melanggar perintah agama.
Akun ini menuliskan narasi dengan membagikan tautan berita dari @dailypontianak. Berita itu berjudul "Wapres: Vaksin Merupakan Perintah Agama Dan Hukumnya Wajib, Menolak Masuk Neraka??"
Postingan itu sudah mendapatkan 8 tanda suka dan dikomentari 3 kali.
Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:
“Yg gak vaksin
fix masuk neraka (emoji tertawa)”
Lantas benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Baca Juga: CEK FAKTA: Viral Kartu Nikah Versi Baru Ada 4 Kolom Foto Istri, Benarkah?
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, narasi Wapres Ma'ruf Amin memberikan peringatan masyarakat yang menolak vaksin Covid-19 akan masuk neraka tidak benar.
Faktanya, Ma'ruf Amin mengimbau masyarakat untuk terus menjaga diri dari penularan virus corona dengan menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, Ma'ruf juga mengimbau masyakarat untuk mengikuti vaksinasi.
Lebih lanjut Ma'ruf memang menyatakan pendapatnya jika vaksinasi Covid-19 wajib hukumnya. Ia menjelaskan masyarakat memang wajib melakukan vaksin sebagai bangsa dan negara.
Kendati demikian, Ma'ruf Amin tidak pernah mengatakan secara spesifik penolak vaksin akan masuk neraka. Pernyataannya ini dilihat dari artikel berjudul "Wapres Ma’ruf: Jaga Diri dari COVID-19 Hukumnya Wajib, Bukan Sunnah!"
“Vaksinasi, melaksanakan protokol kesehatan, dan semua upaya pengobatan (COVID-19) itu bukan hanya soal kewajiban sebagai bangsa, sebagai warga bangsa, tetapi (juga) kewajiban agama,” kata Ma’aruf Amin pada 24 Juli 2021.
KESIMPULAN
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Viral Kartu Nikah Versi Baru Ada 4 Kolom Foto Istri, Benarkah?
-
Dua Warga Jepang Meninggal Usai Disuntik Vaksin Moderna
-
Tegas! Jusuf Kalla Desak Pemerintah Tak Perumit Masyarakat Dapatkan Vaksin Covid-19
-
CATAT! 5 Bahaya Cetak Sertifikat Vaksin COVID-19 dari pedulilindungi.id
-
Apa Solusi Peserta Tes CPNS 2021 Belum Vaksin dan Covid-19?
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar