Suara.com - Penyidik Senior KPK nonaktif Novel Baswedan angkat bicara terkait operasi senyap penangkapan kepala daerah di Probolinggo, Jawa Timur, pada Minggu (29/8/2021) dini hari.
Informasi yang dihimpun dalam operasi tangkap tangan (OTT) melibatkan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari bersama suaminya yang juga Anggota DPR Hasan Aminuddin turut diringkus oleh lembaga antirasuah.
Novel pun menyoroti selama 4 bulan terakhir bahwa KPK tak pernah melakukan OTT. Namun, Novel mengungkap bahwa OTT di Probolinggo tak lepas dari kinerja pegawai KPK yang tak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yakni Satgas Penyelidik Harun Al Rasyid yang dijuluki Raja OTT.
"Setelah sekitar 4 bulan KPK enggak bisa OTT, akhirnya Raja OTT yang tidak diluluskan TWK untuk disingkirkan dari KPK yang turun tangan untuk bisa dilakukan OTT," kata Novel dikonfirmasi, Senin (30/8/2021).
Ia kemudian menyayangkan sikap pimpinan KPK yang dikomandoi Firli Bahuri Cs, tidak mencabut surat keputusan pemberhentian pegawai KPK dalam SK nomor 652.
"Sangat disayangkan langkah dan sikap Pimpinan yang tidak mau mencabut SK 652 dan membuat skandal penyingkiran 75 pegawai KPK sehingga membuat KPK terhambat untuk bekerja dengan baik," imbuhnya.
Ciduk Bupati Probolinggo
Dalam OTT Probolinggo, KPK amankan sebanyak 10 orang. Termasuk, Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari bersama suaminya Hasan Aminuddin selaku Anggota DPR.
Hingga saat ini para pihak yang ditangkap, masih berada dalam pemeriksaan awal di Polda Jawa Timur. Untuk nantinya akan diboyong ke Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Terkait OTT Probolinggo, KPK Bakal Periksa Bupati di Polda Jatim
Sebelumnya Plt Juru Bicarq KPK Ali Fikri membenarkan Satgas KPK melakukan giat OTT di Jawa Timur.
"Benar, informasi yang kami terima, tim KPK melakukan tangkap tangan terhadap beberapa pihak yang diduga sebagai pelaku tindak pidana korupsi di wilayah Jawa Timur," kata Ali dikonfirmasi, Senin (30/8/2021).
Ali pun belum dapat menyampaikan detail kasus maupun siapa saja yang ditangkap dalam OTT tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba