Suara.com - Video menyayat hati di hari pernikahan baru-baru ini menjadi viral. Momen ini menunjukkan pengantin pria yang kesakitan dan pengantin wanita berderai air mata sepanjang pernikahan.
Video tersebut dibagikan oleh akun TikTok @nikoanggayu_. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 4,8 juta kali dan telah mendapatkan 175 ribu tanda suka.
"Hari ini MC-in acara pernikahan yang duper menyayat hati," tulisnya sebagai keterangan video TikTok seperti dikutip Suara.com, Senin (30/8/2021).
Pengantin pria itu kesakitan karena mengalami patah kaki. Ia ternyata habis terkena musibah kecelakaan dua hari sebelum pernikahan.
"H-2 pernikahan, pengantin pria kecelakaan. Saat ini kondisinya patah kaki dibagian dengkul dan tulang kering retak."
Pengantin pria itu tampak beberapa kali meneteskan air mata dan sesegukan. Ia menyambut tamu undangan dengan menahan kesakitan.
Sementara itu, ekspresi pengantin wanita juga tak kalah menyayat hati. Ia berderai air mata sepanjang pernikahan karena musibah yang dialami suami.
"Derai air mata tak henti. Luar biasa Allah, kuatkan pengantin wanita ini."
Dalam salah satu slide video, pria itu tidak bisa berdiri. Ia sampai harus digotong beberapa orang agar bisa naik ke pelaminan.
Baca Juga: Viral Warga Diteror Ormas dan Preman Gegara Lahan Parkir Usaha, Pelaku Ancam Bakar Korban
"Untuk bergeser pun pengantin pria harus dibopong."
Saat dibopong, pengantin pria itu berusaha menampilkan wajah kuat. Beruntung, pasangan pengantin ini bisa tetap melangsungkan pernikahan di tengah musibah mereka.
Pengantin pria juga telah berganti pakaian pernikahan saat resepsi. Ia dan pengantin wanita akhirnya duduk dengan tenang di kursi pelaminan.
Kendati demikian, pengantin wanita masih sulit menguasai diri. Ia terus mengucurkan air mata saat di pelaminan bersama suami.
"Tak jarang air mata pengantin wanita selalu turun membasahi."
Pengunggah video ini hanya bisa meminta doa dari warganet. Ia berharap agar pengantin itu bisa melewati ujian saat menikah, dan memetik hikmah dari cobaan tersebut.
Berita Terkait
-
Viral Warga Diteror Ormas dan Preman Gegara Lahan Parkir Usaha, Pelaku Ancam Bakar Korban
-
Astaga! Pengantin Pria Tak Hafal Doa Membuat Anak, Pesan Penghulu Ini Bikin Baper
-
Ditonton 20 Juta Kali! Siswa 'Selamatkan' Sekelas dari Ulangan, Guru Sampai Kabur
-
Buka Jok Motor, Emak-emak Syok Lihat Ada Sosok yang Hidup di Dalamnya
-
Bikin Haru! Berusia 110 Tahun, Kakek Ini Masih Harus Bekerja Menarik Becak
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi