Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 membandingkan jumlah kasus aktif corona di Indonesia saat ini lebih baik daripada negara besar seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Jepang.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito membeberkan jumlah kasus aktif Indonesia saat ini 4,97 persen, sementara AS 20,63 persen, Inggris 17,72 persen, dan Jepang 17 persen.
"Persentase kasus aktif di Indonesia masih lebih rendah sekitar 4 kali lipat, kemudian apabila disandingkan dengan negara Asia seperti Jepang 17 persen dan Malaysia 15,40 persen, kasus aktif di Indonesia lebih rendah 3 kali lipat," kata Wiku dalam jumpa pers virtual, Selasa (31/8/2021).
Namun Indonesia masih jauh tiga kali lipat jika dibandingkan dengan India yang kini kasus aktifnya 1,16 persen.
"Penurunan kasus aktif nasional ini merupakan perkembangan yang baik berkat peran aktif seluruh masyarakat," ucapnya.
Kasus aktif di Indonesia paling banyak tersebar di Jawa Tengah 25.080 orang, Jawa Barat 24.805, Kalimantan Utara 22.170, DI Yogyakarta 13.084, dan Jawa Timur 12.695.
Sementara secara global kasus aktif Covid-10 saat ini di dunia ada 8,56 persen. Kasus aktif adalah pasien yang dinyatakan positif Covid-19 dan sedang menjalani perawatan.
Satgas mengumumkan pada hari ini kasus aktif di Indonesia menurun sebanyak 6.779 orang, sehingga masih ada 196.281 yang positif Covid-19.
Baca Juga: Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia per Selasa, 31 Agustus 2021
Berita Terkait
-
Cerita Pengalaman Bentuk Relawan Covid-19 Sebelum Jadi Menteri, Sandiaga: Saya Tersentuh
-
Update 31 Agustus: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 10.534 Kasus, 16.781 Orang Sembuh
-
Satgas Minta Pemda Tingkatkan Testing Covid-19 Seperti Jakarta dan Jatim
-
Positif COVID-19 Warga Cianjur Tak Lapor Petugas, Malah Memilih Diam
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!
-
Dari BoP sampai Perjanjian Dagang: Lawatan Prabowo ke AS Dianggap Tabrak Konstitusi, Ini Alasannya
-
Anggota Denintel Kodam XVII/Cendrawasih Gugur Diserang KKB di Nabire
-
Redefinisi Peran Pemuda Betawi di Tengah Transformasi Jakarta Menjadi Kota Global
-
Ketua Banggar DPR Kritisi Impor 105.000 Mobil Niaga dari India: Ancaman bagi Industri Dalam Negeri
-
PSI Gelar Mudik Gratis 2026: Siapkan 100 Bus untuk 5.000 Penumpang, Ini Cara Daftarnya!