Suara.com - Bidan RSUD Karanganyar bernama Febry Diana Ayu Permata Sari (29) mengejar jambret yang mengambil tasnya di Jalan Kyai Mojo, sekitar Hotel 4848, Desa Dagen, Kecamatan Jaten, Jawa Tengah. Upaya bidan Febry gagal malam itu, tetapi pelaku akhirnya dapat dibekuk polisi dua hari kemudian.
Peristiwa yang menjadi perhatian publik itu terjadi pada Rabu (25/8/2021) pukul 20.00 WIB, ketika bidan Febry mengendarai sepeda motor dalam perjalanan pulang ke rumah di Desa Ngringo, Kecamatan Jaten.
Febry sudah dibuntuti pelaku bernama Ucup (41), warga Desa Pandenyan, Kecamatan Tasikmadu. Di tengah perjalanan, Ucup mengambil secara paksa tas yang dicangklong bidan Febry.
Ucup kabur ke arah flyover Palur dan bidan Febri pun memacu sepeda motor sekencang-kencangnya untuk mengejar bandit jalanan itu.
Bidan Febry berhasil menarik jaket Ucup, tetapi Ucup bisa melepaskan diri dan kembali tancap gas.
Bidan Febri teringat nomor sepeda motor yang dipakai pelaku dan dia melaporkan kasusnya ke kantor Polsek Jaten.
Berkat informasi dari korban, polisi berhasil melacak keberadaan pelaku.
“Unit Reskrim Polsek Jaten berhasil menangkap penjambret tersebut pada Jumat [27/8/2021] pukul 23.30 WIB. Polisi menyita sejumlah barang bukti dari tangan pelaku, yakni sepeda motor pelaku pelat nomor AD 2677 AZF dan uang tunai Rp1,1 juta,” kata Kapolsek Jaten AKP Yuni Marsianto.
Ucup dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. [suarasurakarta]
Baca Juga: Gagal Jambret Ponsel, Pria Ini Terjatuh Lalu Kabur Tinggalkan Motornya
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Perkuat Otot Militer, RI-AS Resmi Bentuk MDCP: Fokus Teknologi Bawah Laut
-
Iran Desak PBB Beri Sanksi Ganti Rugi Materiil dari Bahrain Hingga Yordania
-
Minyak Dunia Tembus USD 110, Subsidi RI Terancam Bengkak Rp79 Triliun
-
Profil Pete Hegseth: Menteri Perang AS yang 'Membenci' Islam, Punya Tato Kafir
-
Sambil Menangis, Aboe Bakar PKS Minta Maaf ke Ulama dan Warga Madura Terkait Isu Narkoba
-
3 Jejak Kotor Pete Hegseth Si Dewa Perang yang Doyan Mabuk dan Terjerat Skandal Seks
-
Apa Saja Efek Blokade Selat Hormuz oleh AS? Ini 5 Konsekuensinya
-
Kapal Perang AS USS George HW Bush Bermanuver Jauh ke Afrika Demi Hindari Selat Hormuz
-
Menhaj Irfan Buka-bukaan Soal War Tiket Haji: Saya yang Tanggung Jawab
-
Nadiem Sebut Audit Kerugian Negara Rp2,1 Triliun Hasil Rekayasa: Terbukti di Sidang