Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melanjutkan studi S3 pada Program Doktor Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (Unair) Suarabaya.
AHY resmi melanjutkan studinya, setelah ia bersama ribuan mahasiswa baru program pascasarjana lainnya dikukuhkan oleh Rektor Unair Prof Dr Mohammad Nasih pada upacara yang berlangsung secara virtual, Senin (6/9/2021).
AHY per Senin tercatat sebagai mahasiswa S3 di Unair untuk Tahun Akademik 2021/2022, seperti disampaikan dalam siaran resmi DPP Partai Demokrat sebagaimana diterima, di Jakarta, Senin.
“Saya bersyukur dan bahagia bisa menjadi bagian dari Universitas Airlangga,” kata AHY saat acara pengukuhan mahasiswa baru.
Dalam acara itu, Rektor Unair menanyakan langsung ke AHY alasan dia melanjutkan studi S3.
AHY menjelaskan, ia ingin meningkatkan keilmuan dan wawasan terkait pengembangan dan pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.
Ia yakin dirinya sebagai ketua umum partai politik berkepentingan menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas.
Oleh karena itu, ia berharap pilihannya melanjutkan studi itu dapat memberi manfaat bagi masyarakat dan almamater Unair.
“Saya akan melaksanakan tugas dan tanggung jawab saya di partai dan berkomitmen serta akan memberi dedikasi kepada Universitas Airlangga agar saya bisa lulus tepat waktu,” kata AHY menjawab pertanyaan Rektor.
Baca Juga: AHY Sebut Anak Muda Jangan Dimanja, Denny Siregar: Karpet Doi Sejak Kecil Warnanya Biru
Rektor Unair pada acara pengukuhan memberi selamat dan wejangan kepada para mahasiswa baru program pascasarjana.
Ia mengingatkan mahasiswa untuk serius mengembangkan ilmu pengetahuan yang dapat diterapkan demi kemaslahatan bangsa.
“Kecintaan kepada ilmu pengetahuan harus melebihi kecintaan terhadap harta benda,” kata Rektor berpesan ke para mahasiswa baru.
Prof Mohammad Nasih juga mendorong mahasiswa mencari tema-tema riset yang dapat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat luas.
“Cari pokok-pokok riset yang berguna dan dapat dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat manusia. Tesis maupun disertasi harus didorong untuk menghasilkan karya-karya yang monumental, temuan-temuan yang membawa kemaslahatan pada umat manusia, baik lokal, nasional hingga global,” kata Rektor Unair itu pula. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
AHY Sebut Anak Muda Jangan Dimanja, Denny Siregar: Karpet Doi Sejak Kecil Warnanya Biru
-
Hina SBY hingga AHY, Seorang ASN di Jawa Timur Dipolisikan
-
Hina SBY Lalu Sebut AHY Pemimpin Halu, ASN di Lamongan Dilaporkan Polisi
-
AHY Pesan Anak Muda Tak Boleh Dimanja, Publik: Orang Privilege Jangan Bicara Mengada-Ada
-
AHY Jelaskan Kritik ke Pemerintah: Alasan Kami Sederhana, Demokrat Ingin Pemerintah Sukses
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua