Suara.com - Ada satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk didirikan bagi umat Islam, yakni ibadah sholat dhuha. Lalu bagaimana tata cara sholat dhuha? Seperti apa pula doa sholat dhuha?
Pada ulasan ini kami akan menjelaskan secara rinci terkait dengan pertanyaan di atas. Berikut adalah ulasan tentang doa sholat dhuha lengkap dengan tata cara dan keutamaanya.
Penjelasan sholat Dhuha
Sebagai seorang umat beragama yang taat, tentunya menjalankan semua kewajiban yang diperintahkan oleh Allah menjadi tujuan utama manusia dalam menjalani kehidupannya. Dalam agama Islam salah satu kewajiban yang wajib untuk didirikan adalah 5 sholat wajib, namun disamping itu ada beberapa amalan sunnah lain yang juga disarankan untuk didirikan yakni sholat dhuha.
Rasulullah SAW pernah menjelaskan bahwa cara selain mendirikan ibadah sholat 5 waktu ada cara lain yang dapat dilakukan untuk mendapatkan pahala dan ganjaran.
Selain itu, dengan mendirikan sholat dhuha seseorang akan mendapatkan kebaikan dan juga mendapatkan keutamaan yang akan menutupi kekurangannya.
Waktu Pelaksanaan Sholat Dhuha
Shalat dhuha didirikan dalam jumlah dua rakaat salam. Selain itu ada waktu yang diperbolehkan bagi anda untuk mendirikan ibadah sholat dhuha, yakni dari terbitnya matahari hingga menjelang zuhur. Atau lebih rincinya sekitar pukul 08.00 – 11.00.
Tata Cara Sholat Dhuha
Baca Juga: LENGKAP Panduan Doa Zikir Setelah Sholat
Berikut adalah beberapa tata cara dalam mendirikan ibadah salat dhuha:
- Membaca niat sholat dhuha
- Doa Iftitah
- Surat Al-Fatihah
- Membaca satu surat di dalam Al Quran. Afdholnya rakaat pertama membaca surat Asy-Syam dan rakaat kedua surat Al Lail
- Ruku dan membaca tasbih tiga kali.
- Iktidal dan membaca bacaannya.
- Sujud pertama dan membaca tasbih tiga kali.
- Duduk di antara dua sujud dan membaca bacaannya.
- Sujud kedua dan membaca tasbih tiga kali.
Doa Sholat Dhuha
Setelah mendirikan sholat dhuha sangat dianjurkan untuk membacakan doa di bawah. Berikut bacaan latin doa sholat dhuha:
Allahumma innad-duhaa'a duhaa'uka wal bahaa'a bahaa'uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quwwatuka wal-qudrota qudratuka wal 'ismata 'ismatuka.
Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa'i fa anzilhu, wa in kaana fil ardi fa akhrijhu, wa in kaana mu'assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu wa in kaana ba'iidan fa qarribhu bi haqqi duhaa'ika wa bahaa'ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa ataita 'ibaadakash-shalihiin.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!