Suara.com - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) menganggap amandemen UUD 1945 untuk menambah masa jabatan presiden sebagai sesuatu yang mustahil. Pasalnya saat ini berbagai partai politik sudah mulai promosi untuk Pemilihan Presiden 2024, di antaranya melalui pemasangan baliho.
HNW menilai tidak ada alasan lain lagi soal pemasangan baliho para tokoh politik saat ini selain untuk menaikkan elektabilitas yang berpengaruh pada perolehan suara di Pilpres 2024 mendatang.
Selain pemasangan baliho, sejumlah partai politik juga sudah mulai menyiapkan tokoh potensialnya untuk menjadi calon di perhelatan pesta demokrasi pada 5 tahun mendatang.
"Kalau amendemen terkait penambahan masa jabatan presiden, rasa-rasanya justru semakin tidak mungkin. Kenapa? Karena mayoritas parpol sudah ancang-ancang mengelus jagoannya untuk pilpres 2024," kata HNW dalam diskusi bertajuk "Amandemen UUD 1945 Untuk Apa?" secara virtual, Sabtu (11/9/2021).
"Baliho itu apa kalau tidak arah ke sana. Baliho pak Airlangga, baliho mbak Puan," HNW menambahkan.
HNW juga mengutip pernyataan DPD RI yang membantah perpanjangan masa jabatan presiden diperpanjang karena pandemi Covid-19. Sehingga menurutnya akan sulit apabila wacana menambah masa jabatan presiden ingin diwujudkan.
Terlebih DPR RI dan pemerintah sudah menyepakati kalau Pemilihan Umum (Pemilu) akan berlangsung pada 2024.
"Sehingga wacana menambah periode jabatan atau memundurkan ke 2027 itu rasa-rasanya semakin tidak mungkin. Saya berkeyakinan amendemen itu tidak terjadi."
Baca Juga: WHO Soroti Perbaikan Penanganan Corona di RI, Ketua DPR Apresiasi Pemerintah
Berita Terkait
-
Ditegur HNW Cs Gegara Kerap Umbar Isu Amandemen UUD 1945, Ini Pembelaan Bamsoet di Grup WA
-
Amendemen UUD 1945 Tidak Dilakukan, Pakar Hukum: Sulit Percaya Politisi
-
WHO Soroti Perbaikan Penanganan Corona di RI, Ketua DPR Apresiasi Pemerintah
-
Hidayat: Wacana Presiden Tiga Periode Case Closed, Tapi Masih Ada yang Mengompori
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan
-
Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Diberikan Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi
-
Bukan Pembersihan Biasa! Butuh 6 Bulan untuk Bikin Tugu Monas Kembali Kinclong
-
Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045
-
Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas
-
Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen
-
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
-
Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard Ryacudu di Kemhan Pagi Ini
-
Idul Adha Berdarah di Gaza! Drone Israel Tewaskan Dokter Senior dan Warga Sipil