Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto, menyebutkan tidak ada lagi provinsi di luar Jawa-Bali yang masuk ke dalam Level 4 untuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Banyak juga sejumlah daerah yang akhirnya berhasil turun level.
"Kalau kita lihat secara provinsi terjadi penurunan dari level 4 yaitu 2 provinsi menjadi tidak ada yang di level 4," kata Airlangga saat konferensi pers yang disiarkan langsung melalui YouTube Kemenko Marves, Senin (13/9/2021).
Airlangga menjelaskan untuk saat ini jumlah wilayah yang menerapkan PPKM Level 3 mengalami penurunan dari 22 provinsi menjadi 16 provinsi. Sementara untuk level 2 meningkat dari 3 menjadi 11 provinsi.
Meski begitu, pemerintah masih menerapkan PPKM Level 4 di 23 kabupaten/kota. Menurut Airlangga langkah itu tetap dilakukan supaya masyarakat tetap waspada dan pemerintah daerah pun bisa melakukan persiapan dengan baik.
"Karena ada beberapa hal yang perlu diperbaiki agar penurunan level ataupun tingkat kasus ini masih bisa dijaga. Karena sekali lagi kami sampaikan bahwa pandemi covid ini sifatnya dinamis," ujarnya.
Selanjutnya, sebanyak 17 kabupaten/kota sudah menunjukkan perbaikan di mana 16 kabupaten/kota turun dari level 4 ke level 3. Bahkan menurutnya ada 1 kabupaten/kota yang berhasil turun ke level 2. Akan tetapi masih terdapat enem kabupaten/kota yang masih menerapkan PPKM Level 4 karena masih menunggu jumlah vaksinasinya mencapai batas minimal yakni 20 persen.
Enam kabupaten yang dimaksud ialah Banda Aceh, Bangka, Medan, Kota Baru, Palangkaraya, dan Palu.
"Walaupun beberapa indikator terkait dengan kasus konfirmasi kesembuhan, maupun bed occupancy ratenya sudah lebih baik namun tetap kita kenakan di level 4."
Baca Juga: Pemerintah Izinkan Bioskop Buka di Daerah PPKM Level 3 dan 2
Berita Terkait
-
Luhut Sebut Kasus Covid-19 Nasional Sudah Turun 93,9 Persen Berkat Penerapan PPKM
-
Update 13 September: Tambah 187 Pasien, Positif Covid-19 di Jakarta Capai 854.929 Orang
-
Pemerintah Izinkan Bioskop Buka di Daerah PPKM Level 3 dan 2
-
BREAKING NEWS! Luhut: PPKM Diperpanjang sampai 20 September, Bali Turun Level 3
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
Terkini
-
Prabowo Geleng-gelang Kepala: Bolak-balik Orang Datang Mau Nyogok Saya
-
Pemprov DKI Kucurkan Rp100 M, Sulap Wajah Rasuna Said Usai Tiang Monorel Lenyap
-
Mentan Keseleo Lidah, Sebut Gubernur Jabar Ridwan Kamil Bukan KDM, Langsung Istighfar dan Minta Maaf
-
Balita 4 Tahun Kena Peluru Nyasar Tawuran di Medan, KemenPPPA: Ini Ancaman Nyata Bagi Anak
-
Polisi Bongkar Praktik 'Love Scamming' di Sleman, Korban di Luar Negeri Dijebak Pakai Konten Porno
-
Gunung Sampah Kembali Muncul di Tangsel, Ini 6 Fakta Terbarunya
-
Indonesia Pimpin Dewan HAM Dunia, DPR: Ini Tanggung Jawab Moral, Beri Contoh Dulu di Dalam Negeri
-
Kubu Laras Sebut Jaksa Berkhotbah Moral, Gagal Paham Feminist Legal Theory dan Unsur Mens Rea
-
Pledoi Laras Faizati Dianggap Angin Lalu, Jaksa Tetap Tuntut Laras Faizati 1 Tahun Penjara
-
Jadi Tersangka Kasus Ijazah Palsu, Wagub Babel Penuhi Panggilan Mabes Polri: Tidak Ada Niat Jahat