Suara.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level di luar Jawa-Bali masih berlangsung hingga 20 September 2021. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto menyampaikan sejumlah perubahan positif dari pelaksanaan PPKM tersebut.
"Kasus nasional yang per 12 September kemarin luar Jawa-Bali berkontribusi terhadap kasus aktif sebesar 59,46 persen," kata Airlangga dalam konferensi pers yang disiarkan YouTube Kemenko Marves, Senin (13/9/2021).
Airlangga lantas menjelaskan terkait perkembangan kasus Covid-19 di sejumlah provinsi di luar Jawa-Bali selama PPKM level berlangsung. Seperti di Sumatera, rasio kesembuhan atau recovery ratenya sudah mencapai 91,66 persen, rasio kematian atau fatality ratenya 3,45 persen dan kasus aktifnya per 9 Agustus hingga 12 September 2021 berhasil turun 68,30 persen.
Berangkat ke Nusa Tenggara, rasio kesembuhannya mencapai 95,03 persen dan rasio kematiannya mencapai 2,29 persen. Sedangkan kasus aktifnya juga menurun 81,66 persen dari 9 hingga 12 September 2021.
Sementara di Kalimantan rasio kesembuhannya 93,21 persen, rasio kematiannya 2,29 persen. Untuk kasus aktifnya turun 8,66 persen.
Lanjut ke Maluku dan Papua, kasus kesembuhannya mencapai 84,29 persen, rasio kematiannya 1,56 persen dan kasus aktifnya turun 38,07 persen.
"Sedangkan Sulawesi, 93,54 persen kesembuhannya, fatality ratenya 2,58 persen dan penurunannya antara tanggal 9 sampai 12 September ini adalah 73,9 persen," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029