Suara.com - Seorang ahli kesuburan top di New York digugat oleh wanita yang yakin, ibunya telah dibohongi oleh dokter itu saat melakukan inseminasi buatan.
Morgan Hellquist yakin, Dr. Morris Wortman adalah ayah biologisnya setelah melakukan tes DNA mandiri. Menyadur New York Post Jumat (17/9/2021), ia kecewa karena dokter itu menyalahgunakan spermanya pada pasien.
Parahnya lagi, hasil tes DNA menyebut ia memiliki setidaknya 9 saudara tiri lagi yang diduga juga korban sang dokter.
“[Wortman] melakukan penipuan kotor, nakal, dan disengaja terhadap Penggugat yang sifatnya sangat keterlaluan sehingga melanggar semua batas kesopanan," tulis Morgan dalam gugatannya.
"Ini adalah kesalahan moral yang tinggi, naik ke tingkat ketidakjujuran yang tidak disengaja dan mengejutkan hati nurani," tulisnya dengan sangat marah pada tergugat.
Ibu Morgan konsultasi dengan Wortman antara tahun 1983 dan 1985. Ia lahir September 1985, beberapa minggu setelah putri Wortman dengan istrinya saat itu lahir.
Situasi jadi semakin buruk karena Wortman, ibu dan saudara laki-lakinya dirawat karena penyakit mental di mana gangguan yang sama juga berpotensi diturunkan pada anaknya.
Morgan Hellquist menuntut ganti rugi yang tidak ditentukan sedangkan Wortman tidak membalas telepon dari The Post yang meminta komentar Selasa.
Baca Juga: Terinspirasi dari Film Porno, Dokter di Semarang Nekat Campurkan Sperma ke Makanan
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius