Suara.com - Momen sejumlah mahasiswa keperawatan saat menjalani tes melalui Zoom menjadi viral. Hal ini disebabkan karena jawaban gugup mahasiswa yang membuat ngakak.
Video yang menunjukkan tes keperawatan itu dibagikan oleh akun Twitter @peningkatmood. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 565 ribu kali.
Momen kocak mahasiswa keperawatan itu bahkan mendapatkan atensi yang begitu besar. Buktinya, postingan itu sudah di-retweet hingga 10 ribu kali dan mendapatkan 46 ribu tanda suka.
Dalam video, terlihat sejumlah mahasiswa sedang melakukan praktek keperawatan dengan berpasangan. Sebagian mahasiswa berperan menjadi perawat dan sebagian lainnya menjadi pasien.
Praktek itu dilakukan untuk melatih kemampuan dan kesiapan mahasiswa mengenai perawat. Tes ini juga diawasi langsung oleh dosen via Zoom.
Namun, momen ini justru penuh dengan momen kocak akibat kegugupan mahasiswa. Momen kocak pertama adalah saat seorang mahasiswi bertanya ke temannya yang menjadi pasien.
"Ibu lahirnya di mana dan kapan bu?" tanya seorang mahasiswi dalam video tersebut seperti dikutip Suara.com, Rabu (22/9/2021).
Sang teman pun menjawab spontan dirinya lahir di Sumatera sambil tertawa.
"Saya lahir di Sumatera. (Gue gak tahu kenapa dia ketawa)," tulis keterangan video.
Baca Juga: Ditanya Gaji dan Tunjangan, Ketua DPRD Cianjur: No Comment
Mahasiswi yang berperan sebagai perawat kemudian bertanya apakah pasien kesulitan berpakaian. Cewek yang berperan sebagai pasien pun menjawab dirinya biasa dibantu setiap berpakaian.
"Untuk berpakaian?" tanya mahasiswi.
"Sebagian dibantu sih. Misalnya kalai ngancing gitu," jawab mahasiswi yang menjadi pasien.
Mahasiswa perawat pun bertanya kembali biasa pasien dibantu siapa. Tak disangka, mahasiswi pasien menjawab spontan dirinya biasa dibantu oleh istri.
"Dibantunya sama?" tanya mahasiswa perawat.
"Sama istri," jawab mahasiswi yang menjadi pasien spontan.
Sontak, jawaban itu langsung membuat seisi kelas cekikikan. Menyadari kesalahannya, mahasiswi yang berperan sebagai pasien langsung meralat dirinya biasa dibantu suami.
"Eh sama suami," ralatnya sambil tertawa.
Kesalahan jawaban itu membuat kedua mahasiswi ini sulit meneruskan tes. Pasalnya, mereka tidak bisa menahan tawa setiap mengajukan pertanyaan dan menjawabnya.
"Buang air kecilnya biasa dibantu atau mandiri? Untuk buang air besarnya?" tanya mahasiswi perawat dengan menahan tawa.
"Mandiri," jawab mahasiswi yang berperan sebagai pasien dengan cekikikan.
Pertanyaan yang terus diajukan pun selalu berakhir dengan tawa. Pasalnya, mereka masih tidak bisa melupakan jawaban kocak sebelumnya.
Sementara itu, sang dosen yang mengenakan masker hanya mengamati tes praktek itu. Namun, reaksinya memicu perdebatan warganet apakah dirinya marah atau menahan ketawa.
Sebagian besar warganet bahkan menyebut dosen itu berusaha menahan tawa dibalik maskernya. Meski demikian, pose sang dosen tetap serius dan tenang.
"Lihat ini gak mau ketawa sendirian," sahut warganet.
"Nangis banget," timpal warganet.
"Hahaha si bapak nahan ketawa," komen warganet.
"Bapak dosen pakai masker buat nutupin, padahal dia ketawa paling keras," tambah yang lain.
"Karena kalau berhasil nahan ketawa sampai selesai dapet 2 juta rupiah dipotong bebek angsa," celutuk warganet.
"Plis ngakak, untung gue nolak jadi pasien pas diajak teman," curhat warganet.
"Pak dosen ini sebenernya tertawa di balik masker aja sih keknya, sambil stay cool gitu yee kan," tulis lainnya.
"Demi apa ini really ngakak banget, tapi pak dosennya kaya datar-datar aja ekspresinya," tulis warganet.
Video yang mungkin Anda lewatkan:
Berita Terkait
-
Ditanya Gaji dan Tunjangan, Ketua DPRD Cianjur: No Comment
-
Viral Wanita Ungkap Perempuan Boleh Selingkuh Tapi Lelaki Tidak: Sesuai Pasal 1
-
Viral Jembatan Layang Selebar Jalan Setapak, Miring Sedikit Auto Beda Alam
-
Viral Suami Curhat Nyesek Istri Kerap Menangis Seusai Pinjam Bayi Tetangga
-
Wanita Selalu Tabur Bunga di Laut Setiap Malam Jumat, Alasannya Bikin Meneteskan Air Mata
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Indonesia-Norwegia Luncurkan Small Grant Periode IV, Dukung FOLU Net Sink 2030
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur