Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora), Zainudin Amali memberikan apresiasi tinggi kepada Media Group yang memberikan bonus kepada atlet Paralimpiade Tokyo 2020 senilai Rp2 miliar.
“Pemerintah mengapresiasi dan terima kasih kepada kelompok masyarakat yang berinisiatif memberikan perhatian kepada para atlet baik di Olimpiade dan Paralimpiade. Apa yang dilakukan media group ini luar biasa untuk memberikan semangat kepada atlet kita yang baru saja membanggakan Indonesia di Paralimpiade,” kata Amali dalam sambutannya dalam acara Apresiasi untuk Sang Juara Paralimpiade Tokyo di Studio Metro TV, Jakarta, Selasa (21/9/2021).
Tak hanya itu, media group juga memberikan kesempatan kepada mereka untuk menjadi karyawan pada salah satu unit usaha cluster food industry media group, smart tv dan berlangganan e-paper Media Indonesia seumur hidup, Etoll Flash masing-masing Rp 2 juta, paket produk makanan dari pangansari dan indocater, serta kesempatan untuk menginap di hotel Intercontinental Bali dan Papandayan Bandung.
“Terima kasih media group atas inisiasi dan apresiasinya. Media group memberikan apresiasi tak hanya jangka pendek, tapi juga jangka panjang,” ujar Amali.
Amali menjelaskan, pemerintah terus mendorong para atlet untuk bisa mengukir prestasi ditingkat dunia. Seperti halnya fasilitas olahraga kepada atlet yang berlatih.
“Sebelum berangkat ke Tokyo, mereka telah melakukan latihan rutin. Baik atlet Olimliade dan Paralimpiade, kita memperlakukan dengan hal yang sama. Dalam desain besar olahraga nasional, kita memberikan ruang dan tempat yang sama kepada atlet,” jelas Amali.
Dengan itu, atlet bisa berlatih dengan nyaman, semangat dan bisa menghasilkan medali disetiap kejuarannya. Amali kembali menegaskan bahwa negara hadir dan memberikan kesetaraan yang sama baik atlet Olimpiade maupun Paralimpiade.
Amali berharap, prestasi yang dihasilkan ini bisa dipertahankan, atau ditingkatkan pada Olimpiade dan Paralimpide 2024 di Paris. Amali ingin atlet andalan Indonesia mempersiapkan diri untuk menyambut kejuaraan ajang tingkat internasional itu.
“Terus terang perjuangan kita di Paris akan berat. Tapi kita harus berjuang untuk bisa meraih prestasi. Sekarang ini, mereka istirahat jaga kondisi dan sebentar lagi mereka akan kembali latihan untuk menyambut Olimpiade dan Paralimpide Paris 2024,” jelas Amali.
Baca Juga: UNS Gratiskan Kuliah S-1 hingga S-3 bagi Atlet UNS Peraih Medali PON XX Papua 2021
Seperti diketahui, kontingen Indonesia berhasil meraih 9 medali dengan rincian 2 emas, 3 perak, dan 4 perunggu. Hasil ini membuat tim Merah Putih menduduki peringkat 43 pada Paralimpiade Tokyo.
Berita Terkait
-
Pemkot Gorontalo Janjikan Hadiah Rumah Bagi Atlet PON Papua yang Dapat Emas
-
Beri Semangat Verawaty Fajrin, Menpora Pastikan Biaya Pengobatan Dibantu Pemerintah
-
Jokowi Serahkan Bantuan Rp 100 Juta untuk Verawaty Wiharjo, Jamin Biaya Pengobatan
-
Viral Preman Serang Juara Dunia Jujitsu, Endingnya Kena Banting Berulang Kali
-
Leani Ratri Oktila Ungkap Keinginan Bangun GOR di Solo, Ini Alasannya
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga
-
Krisis PPPK di NTT: 9.000 Pegawai Terancam Putus Kontrak Masal
-
Di Balik Cloud Storage, Ada Biaya Lingkungan yang Harus Kita Bayar
-
Jerman 'Impor' Tenaga Kerja India: Solusi di Tengah Tsunami Pensiun
-
Tak Masalah Dilaporkan ke Dewas KPK, Deputi Penindakan dan Eksekusi: Bentuk Kepedulian Masyarakat
-
Israel Perluas Serangan ke Lebanon, Begini Sejarahnya!
-
Mutasi Kabais Tak Transparan, Imparsial Cium Upaya Putus Rantai Komando di Kasus Andrie Yunus
-
Efek Perang Iran: Kim Jong Un Makin Yakin Nuklir Adalah Kunci Selamat
-
Darurat Panic Buying, Pemerintah Jepang Jamin Pasokan Tisu Aman
-
Arus Balik Masih Tinggi, 52 Ribu Penumpang Kereta Api Tiba di Jakarta Hari Ini