Suara.com - Polisi Spanyol berhasil meringkus teroris Inggris, Abdel-Majed Abdel Bary berkat penelusuran restoran kebab yang menjadi makanan favoritnya.
Menyadur Mirror Selasa (28/9/2021), target diringkus bersama dua rekannya pada pertengahan 2020 saat memesan makanan Timur Tengah di toko Makro Doner.
Detektif mengidentifikasi tersangka sebagai pria yang memesan kebab secara online berkat postingan media sosial.
Mereka mengawasi alamat di Almeria, Spanyol tenggara, sebelum menangkapnya ketika tim teror sedang mengambil pengiriman kebab ketiga.
Menurut surat kabar Spanyol El Pais, salah satu teroris bernama Seddiki memesan makanan untuk dibawa pulang pada 15 April 2020 pukul 22.46 waktu setempat dari tempat yang diidentifikasi sebagai The Kebab Shop.
Pemesanan kebab kedua dibuat dari restoran Makro Doner pada jam 10 malam berikutnya.
Pada pengiriman Uber Eats ketiga tanggal 18 April, polisi melihat Siddiki di balkon dan mengidentifikasi Abdel Bary melalui telinganya. Berat badannya bertambah secara drastis hingga ia sulit dikenali..
Hakim Spanyol mengizinkan penggerebekan di flat, yang mengarah pada penangkapan Abdel Bary, Seddiki dan orang Aljazair bernama Kossaila Chollouah. Polisi juga menyita bitcoin senilai £43.000 dan bukti lainnya.
Bary adalah putra dari Adel Abdel Bari yang mengaku membunuh lebih dari 200 orang dalam pengeboman di Afrika.
Baca Juga: Kisah Penjual Kebab Dapat Resep dari Youtube Hingga Dicicipi Sandiaga Uno
Orang tuanya membawa Bary ke London dari Mesir saat berusia enam tahun dan sempat dikenal sebagai seorang rapper. Sebelum berangkat ke Suriah pada 2013, beberapa musik rapnya disiarkan di Radio 1.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Brimob dan Tim Perintis Gerebek Balap Liar di Taman Mini, Remaja dan Motor Bodong Diamankan
-
Meski Hirup Udara Bebas, 3 Legislator NTB Tetap Dihantui Status Terdakwa Gratifikasi
-
Iran Blokir Kiriman Senjata AS di Selat Hormuz, Pendapatan Negara Diprediksi Meroket
-
Stasiun Tugu dan Lempuyangan Membeludak, Okupansi KA Daop 6 Melejit di Libur Kenaikan Yesus Kristus
-
Jejak Heri Black dalam Skandal Bea Cukai: KPK Incar Keterangan Sang Pengusaha Usai Geledah Rumahnya
-
Gosip Panas! Isi Chat Mesra Emmanuel Macron ke Aktris Iran Berujung Ditampar Istri
-
Sebut AS Siap Akhiri Perang, Rusia Kasih Syarat: Pasukan Ukraina Angkat Kaki dari Donbas
-
Peneliti Temukan Hubungan Krisis Iklim dan Konflik Bersenjata Lebih Kompleks dari Dugaan
-
Kawal Ibadah Kenaikan Yesus Kristus, Polda Metro Jaya Jaga Ketat 860 Gereja Hari Ini
-
Gaji Hakim Indonesia Tertinggi di ASEAN? Ini Perbandingannya dengan Malaysia dan Singapura