Suara.com - Aksi cowok yang asyik memancing mania di bawah jembatan telah menjadi viral. Pasalnya, cowok ini membagikan video detik-detik dirinya mendapatkan anak buaya.
Momen ini dibagikan oleh akun TikTok @lancar28. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 1,9 juta kali dan mendapatkan 128 ribu tanda suka.
"Anak buaya," tulis akun ini sebagai keterangan akun TikTok seperti dikutip Suara.com, Rabu (29/9/2021).
Dalam video, cowok tersebut sedang memancing seorang diri sungai. Terlihat, sungai itu terletak di bawah jembatan perkotaan.
Ia ditemani oleh rekannya yang merekam aktivitas memancing tersebut. Sang cowok tampak menarik pancingnya dengan berhati-hati begitu pancing mendapatkan korbannya.
Terlihat, benang pancing itu bergerak-gerak ke dalam sungai. Cowok tersebut tampak waspada menarik benang pancing karena daya tarik ikan yang terlalu besar.
Ia pun penasaran dan melihat hewan yang memangsa umpannya. Tak disangka, cowok ini tidak mendapatkan ikan melainkan binatang berkaki empat.
Ia pun syok saat menyadari pancingnya berhasil menangkap anak buaya. Hal ini membuatnya tambah waspada untuk menarik benang agar tidak membuat predator itu marah.
Setelah beberapa kali menarik, penampakan anak buaya itu mulai terlihat jelas. Hewan itu berenang-renang tak berdaya di ujung sungai dan berusaha melepaskan benang yang menjeratnya.
Baca Juga: Sudah Berumur, Porter Tua Ini Harus Angkat Banyak Barang Demi Rp 50 Ribu
Sementara sang cowok terus menarik benangnya. Tidak jelas apakah aksinya ingin menangkap hewan itu atau ingin melepaskan saja.
Kendati demikian, aksi memancing itu langsung membuat warganet ngegas di kolom komentar. Mereka merasa tertipu setelah menunggu lama kemunculan hewan tersebut.
Warganet beramai-ramai menegur binatang itu bukan anak buaya melainkan biawak.
"Itu biawak, kalau buaya mana ada kulitnya kayak uler," sahut warganet.
"Itu bukan buaya tapi Oscar, lihat aja ekor gak begitu," celutuk warganet.
"BIAWAKKKK LAMA-LAMA GUE MAKAN INI HP," tulis warganet ngegas.
Berita Terkait
-
Sudah Berumur, Porter Tua Ini Harus Angkat Banyak Barang Demi Rp 50 Ribu
-
Giliran KPI Jawa Timur Ingin Laporkan Lesti-Billar, Diancam 4 Tahun Penjara
-
Drakor Squid Game Lagi Digandrungi, Ini Pesan Psikologis yang Bisa Dipetik
-
Dengan Teknologi Informasi, Kementerian ATR/BPN Berinovasi di Layanan Publik
-
Viral Momen Menegangkan Tim SAR Gagal Evakuasi Mbah Maridjan di Gunung Merapi
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU
-
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Terima Rp5,5 Miliar dari Perusahaan Keluarga
-
Spanyol Buka Suara: Amerika Serikat Tak Beri Peringatan Sekutu Sebelum Serang Iran
-
Aturan Baru Lapangan Padel di Jakarta: Jarak ke Pemukiman Minimal 160 Meter, Lebar Jalan 15 Meter
-
Menko Polkam Instruksikan Bandara-Stasiun Kerja Optimal Saat Lebaran, Wanti-wanti Hal Ini
-
Aset PT MASI Rp 14,5 Triliun Dibekukan, Korban Ilegal Akses Desak Kepastian Uang Kembali