Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghampiri seorang pedagang kami lima yang tengah membentangkan spanduk di Jalan Basuki Rahmat Kota Sorong, Papua pada Senin (4/10/2021).
Hal tersebut dilakukan Jokowi sebelum menuju bandara untuk kembali ke Jakarta.
Mulanya, saat menuju lokasi penanaman jagung yang berada di Kelurahan Klamesen, Kecamatan Mariat, Kabupaten Sorong pada pagi hari tadi, ada sebuah tulisan yang dibentangkan oleh seorang warga dan menarik perhatian Jokowi.
Tulisan tersebut ditulis di lembaran kertas karton yang dibawa seorang ibu pedagang kaki lima yang dibentangkan di tepi Jalan Basuki Rahmat Kota Sorong, bertuliskan Selamat datang Pak Jokowi; tolong perhatikan kami pedagang kaki lima.
Setelah memberikan pengarahan kepada Forkopimda se-Provinsi Papua Barat, Jokowi pun meminta kepada Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono untuk kembali ke lokasi tempat tulisan dibentangkan.
Saat tiba di lokasi, Jokowi pun langsung menghampiri pedagang kue dan roti yang diketahui bernama Ibu Juhari yang membentangkan spanduk untuk meminta bantuan.
"Tadi apa kok kayak demo-demo (membentangkan spanduk) segala?" tanya Jokowi kepada pedagang tersebut.
Ibu Juhari pun menjawab, sengaja menulis di kertas putih ukuran kurang lebih 1x1 meter lantaran ada Jokowi.
Jokowi pun kemudian memberikan tambahan modal bagi Ibu Juhari untuk usahanya tersebut.
Baca Juga: Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Sorong, Jokowi: Segera Dihabiskan, Jangan Ada Stok Vaksin!
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan
-
Banding Kasus Chromebook, Pengamat Ingatkan PT Tak Ulur Waktu Tahan Ibrahim Arief
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Relawan PROBO Siap Kawal Program Strategis
-
Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor
-
Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta
-
Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung
-
Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus
-
Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum
-
Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah
-
Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar