Suara.com - Pembahasan tentang benarkah sudah ditakdirkan orang yang masuk surga dan neraka kerap menarik perhatian sosial media dan memanas karena banyak netizen yang ikut terlibat.
Mungkin ada yang penasaran tentang benarkah sudah ditakdirkan orang yang masuk surga dan neraka. Berikut pembahasannya berdasarkan penjelasan dari Syekh Ali Jaber Rahimahullah yang diunggah dalam sebuah video di kanal YouTube Syekh Ali Jaber, 2 September 2021.
Dalam pembukaan ceramahnya, Syekh Ali Jaber berkata semua sudah ditentukan oleh Allah SWT, termasuk soal surga dan neraka.
"Malah kemarin ada yang bertanya kalau memang sudah jelas ahli surga siapa, ahli neraka siapa, terus kenapa ada dunia, ada proses panjang, terus kubur munkar nakir, hisab, kiamat, udah kalau memang sudah jelas bagi Allah siapa yang di surga, siapa yang di neraka, udah, selesai saja semua," tutur Syekh Ali Jaber.
Benarkah sudah ditakdirkan orang yang masuk surga dan neraka?
Syekh Ali Jaber menjelaskan bahwa soal Qada dan Qadar dimana memang segala gerakan manusia sudah dikehendaki oleh Allah SWT, tapi ada dua.
Yang pertama kehendak Allah yang mana tidak bisa manusia ikut campur. Misalnya Allah kehendaki kita wafat, tak bisa ditolak. Allah SWT kehendaki matahari terbit dari Timur, ini tidak bisa diikut campuri oleh manusia. Itu kehendak Allah, mutlak.
Namun ada kehendak Allah SWT yang terikat dengan kehendak manusia. Artinya, Allah tidak memaksa, tapi kita ada ikhtiar, diantaranya soal surga dan neraka.
Kenapa terjadi proses kehidupan kalau benar sudah ditakdirkan orang masuk surga dan neraka?
Baca Juga: Hukum Rajin Membaca Sholawat Tapi Tidak Sholat, Ini Kata Syekh Ali Jaber
Penjelasan kenapa ada proses kehidupan di dunia meskipun sudah ditakdirkan ada surga dan neraka, Syekh Ali Jaber menjelaskan bahwa ini adalah alasan bagi orang yang sudah ditakdirkan masuk neraka.
"Biar tidak ada alasan bagi manusia yang Allah hukumkan masuk neraka, mesti dia tuntut di hadapan Allah nanti," ujar Syekh Ali Jaber.
Ia menambahkan, "Kalau memang sudah Allah tentukan ini surga ini neraka, ahli surga jelas tidak akan protes kenapa dia masuk surga. Akan tetapi yang masuk neraka akan bertanya kepada Allah kenapa ya Allah saya masuk neraka?".
Syekh Ali Jaber menjelaskan bahwa jika semua berjalan dengan takdir tanpa punya usaha dan ikhtiar, dan tidak ada dunia akhirat, ahli neraka tidak akan mendapatkan jawaban.
"Karena Allah Maha Adil, Allah jadikan semuanya dengan proses , kemudian supaya nanti untuk orang yang masuk neraka tidak ada alasan. Kalau dia bertanya kenapa saya dihukum masuk neraka, Allah akan menjawab “Kami sudah menurunkan kitab-kitab, mengutus nabi dan rasul, kami sudah memberitahu kamu akal dan otak untuk berpikir mana yang benar, tapi kamu memilih jalur neraka,” kata Syekh Ali Jaber.
Demikian penjelasan mengenai benarkah sudah ditakdirkan orang yang masuk surga dan neraka dari Syekh Ali Jaber.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan