Suara.com - 6 Oktober 2021, seluruh umat Islam di Indonesia akan mendapati hari Arba Mustakmi atau dikenal Rebo Wekasan. Pada hari tersebut ada sebuah ibadah sunnah yang dianjurkan untuk didirikan yakni sholat tolak bala. Bagaimana tata cara melakukan sholat tolak bala dalam islam?
Selain tata cara mendirikan sholat tolak bala dalam Islam, dalam artikel ini akan dibahas pula doa setelah mendirikan sholat tolak bala. Simak penjelasannya baik-baik.
Terdapat beberapa tata cara dalam pelaksanaan shalat tolak bala dalam Islam yang dapat anda lakukan. Berikut adalah tata cara mendirikan shalat tolak bala:
- Membaca niat shalat lidaf’I bala (Usholli sunnatal lidaf’il balaa i rak’ataini lillahita’alaa). Yang artinya: "Saya sholat sunnah untuk tolak bala dua rakaat karna allah".
- Pada saat Rakaat pertama membaca surat Al-Fatihah dan surat Al-Kautsar sebanyak 17x.
- Pada rakaat kedua, membaca surat Al-Fatihah kemudian dilanjutkan membaca surat Al-Ikhlas 5x.
- Rakaat selanjutnya membaca surat Al-Fatihah kemudian dilanjutkan dengna membaca surat Al-Falaq sebanyak 1x.
- Kemudian pada rakaat terakhir membaca surat Al-Fatihah yang dilanjutkan dengan surat An-Nas sebanyak 1x.
Setelah anda mendirikan ibadah sunnah shalat tolak bala anda dapat membacakan doa di bawah sebagai bentuk pengharapan kepada Allah SWT. Berikut adalah bacaan doa tolak bala yang dapat anda panjatkan:
Allahumma bihaqqil faatihah wasirril faatihah ya faarijal hammi wa yaa kaasyifal ghammi ya man lli ibaadihii yaghfiru wayarham. Yaa daafi’al bala’i yaa Allah wa yaa daafi’al bala’i yaa rahmaan wa yaa daafi’al balaa’i yaa rahiim.
Artinya: “Ya Allah, dengan kebenaran fatihah dan dengan rahasia yang terkandung dalam fatihah, ya Allah Tuhan yang melapangkan kedudukan dan yang menghilangkan kesedihan,"
"Ya Allah Tuhan yang maha kasih sayang kepada hambanya, Ya Allah, Tuhan Yang menghindarkan bala,"
Baca Juga: Apa Itu Rebo Wekasan? Bagaimana Asal Usul Rebo Wekasan di Bulan Safar?
"Ya Allah Tuhan pengasih yang menolakkan bala, Ya Allah Tuhan yang maha penyayang yang menjauhkan bala, tolakan lah dari kami malapetaka, bala, bencana, kekejian dan kemungkaran,"
Selain doa di atas adapun doa lain yang dapat anda panjatkan, yakni:
Wa shallallaahu ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihi ajma’iin. Subhaana rabbika rabbil ‘izzati ‘ammaa yashifuun, wa salaamun ‘alaal mursaliin, wal hamdulillahi rabbil ‘aalamiin.
Artinya: “Semoga Allah memberikan shalawat untuk Sayyidina Muhammad, keluarga, dan semua sahabatnya. Maha suci Allah dari segala apa yang mereka sifatkan. Salam Allah untuk para rasul-Nya."
Demikian adalah ulasan tentang tata cara mendirikan sholat tolak bala dalam Islam lengkap dengan doanya, semoga dapat memberikan wawasan pengetahuan agama baru untuk anda sekalian.
Kontributor : Dhea Alif Fatikha
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Prabowo di Mujahadah Kubro NU: Pemimpin Tak Boleh Dengki dan Cari-cari Kesalahan Orang Lain
-
Kampung Haji Segera Hadir, Prabowo Tekadkan Niat Tingkatkan Pelayanan dan Turunkan Biaya
-
Prabowo Diminta Tarik Lagi 57 Eks Pegawai KPK, Yudi Purnomo: Jika Perintah Presiden, Saya Kembali
-
KPK Hattrick Gelar OTT, Yudi Purnomo: Bukti Gaji Besar Tak Cukup Bendung Kerakusan Koruptor
-
Silsilah Jeffrey Epstein, Keluarganya dari Yahudi Terpandang
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena