Suara.com - Aktivis Bahrain memasang bendera Israel di depan pintu masjid sebagai cara baru untuk protes atas kunjungan Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid.
Menyadur Iran Press Kamis (7/10/2021), kunjungan itu dilakukan untuk membuka kedutaan Israel. Aktivis menyebutnya sebagai pengkhianatan terhadap umat Islam.
Ini adalah langkah signifikan dalam menormalkan hubungan Manama dan Tel Aviv setelah Bahrain dan Uni Emirat Arab menandatangani kesepakatan normalisasi alias Abraham Accords.
Sebelumnya, Masyarakat Islam Nasional Al-Wefaq, kelompok oposisi paling terkemuka di Bahrain, meminta PBB untuk campur tangan mengendalikan kerajaan yang sedang memperbaiki hubungan dengan negara Zionis itu.
Mereka mengatakan langkah itu tidak sesuai dengan persetujuan masyarakat. Iran terus memperingatkan bahaya normalisasi hubungan antara negara-negara Arab dengan Israel sejak Abraham Accord.
Analis dan komentator juga percaya kesepakatan damai mungkin tidak bertahan lama mengingat oposisi yang kuat di seluruh kawasan dan kurangnya ikatan sejarah antara Israel dan dunia Arab.
Sebagian besar warga Bahrain menolak kesepakatan normalisasi hubungan antara negara mereka dengan Israel yang dijembatani oleh Amerika Serikat, pada Jumat (11/9/2020).
Middle East Eye melaporkan keputusan itu membuat marah warga Bahrain, yang menyuarakan protes lebih vokal dibanding warga Uni Emirat Arab (UEA) yang lebih dulu menekan perjanjian normalisasi dengan Israel.
Maryam al-Khawaja, putri dari aktivis hak asasi manusia Abdulhadi al-Khawaja yang dipenjara, mengatakan mayoritas warga Bahrain selalu menentang penindasan seperti yang dilakukan Israel pada Palestina.
Baca Juga: Jika Israel dan Iran Berperang, Ini Perbandingan Kekuatan Militernya 'di Atas Kertas'
"Mayoritas rakyat Bahrain selalu menentang penindasan, pendudukan dan apartheid terhadap rakyat #Palestine"," kata Maryam.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Telepon Vladimir Putin, Presiden Iran Siap Capai Kesepakatan dengan AS jika Adil
-
Prabowo Subianto Temui Vladimir Putin di Moskow, Seskab Teddy Ungkap Agendanya
-
'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma
-
Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!
-
Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang
-
Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz
-
Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari
-
Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan
-
Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas
-
Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!