Suara.com - Aparat kepolisian meringkus seorang laki-laki berusia 18 tahun yang merupakan tersangka kasus penembakan terhadap beberapa siswa di Timberview High School, Arlington, Texas pada Rabu (6/10/2021).
Mengutip Reuters, Kamis (7/10/2021), penembakan tersebut menyebabkan empat orang terluka. Insiden tersebut diduga terjadi karena perkelahian di ruang kelas.
Polisi menerangkan tersangka sempat melarikan diri dari sekolah setelah penembakan itu, namun akhirnya berhasil ditahan setelah pengejaran yang singkat.
Tersangka penembakan tersebut akan didakwa dengan tiga tuduhan penyerangan menggunakan senjata mematikan.
Asisten Kepala Polisi Arlington Kevin Kolbye mengatakan kepada wartawan, “apa yang kami yakini terjadi pada awalnya yaitu ada perkelahian antara seorang siswa dan orang lain di kelas dan pistol digunakan, dan ada empat korban.”
Insiden itu pertama kali dilaporkan sekitar pukul 09:15 waktu setempat yang terjadi di lantai dua sekolah.
Penembakan tersebut memicu respons besar-besaran dari pihak kepolisian untuk mengamankan gedung sebelum siswa ditempatkan di bus dan dibawa keluar sekolah.
Timberview High School merupakan bagian dari Mansfield Independent School District, sebuah distrik besar di wilayah metropolitan Dallas-Fort Worth yang terdiri dari 49 sekolah yang melayani lebih dari 35.000 siswa.
Kolbye mengatakan dua petugas dari Departemen Kepolisian Mansfield berbasis di sekolah tersebut dan segera merespons ketika insiden tersebut terjadi.
Baca Juga: Tegur Murid saat Minum Es di Kelas, Aksi Guru Cantik Ini Banjir Pujian
Menurut organisasi pencegahan kekerasan senjata, Everytown for Gun Safety, sejauh ini pada 2021 telah terjadi setidaknya ada 101 insiden yang melibatkan penembakan di sekolah-sekolah Amerika Serikat yang mengakibatkan 21 kematian dan 56 terluka. (Jacinta Aura Maharani)
Berita Terkait
-
Tegur Murid saat Minum Es di Kelas, Aksi Guru Cantik Ini Banjir Pujian
-
Bertambah 42 Orang, Kini 69 Orang Positif Covid-19 Saat Pembelajaran Tatap Muka
-
Siswa Bawa Bekal Lauknya Tak Terduga, Publik: Semoga Teman Sebangkunya Enggak Tepar
-
Lacak Covid-19 Selama PTM, Kemenkes Matangkan Rencana Penggunaan Pedulilindungi di Sekolah
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?