Suara.com - Detik-detik menegangkan seorang pria yang didatangani buaya menjadi viral. Pria ini sedang naik sungai menyeberangi sungai saat momen mengerikan itu terjadi.
Peristiwa ini dibagikan oleh akun TikTok @iwankhoiri. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 2,1 juta kali dan mendapatkan 58 ribu tanda suka.
"Buaya," tulis akun ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Minggu (10/10/2021).
Dalam video, terlihat pemandangan sungai yang direkam dari atas kapal. Pria dalam kapal menjelaskan dirinya ingin menyeberang sungai yang cukup luas tersebut.
Namun, perjalanannya itu menghadapi ancaman maut. Ia melihat seekor buaya dewasa yang begitu besar. Buaya itu terlihat sedang bersantai di pinggir sungai.
"Mau nyeberang sungai, tiba-tiba ketemu hewan macam ini," ungkap sang pria dalam keterangan video.
Awalnya, buaya itu diam dengan mulut terbuka. Tiba-tiba, sang buaya bergerak saat melihat kapal yang dinaiki pria tersebut melintas ke arahnya.
Tak sampai di situ, buaya itu langsung berputar dan menyelam. Ia berenang ke arah kapal dengan begitu cepat seolah memang ingin mengejar penumpang kapal.
Sontak, pergerakan buaya yang mengancam itu membuat sang pria ketakutan. Pria itu terdengar melantunkan doa dengan ketakutan melihat aksi buaya.
Baca Juga: Dugaan Pencabulan Anak di Luwu Timur Viral, Polda Sulsel Siap Buka Kembali Kasusnya
Apalagi, ukuran buaya itu begitu besar sehingga bisa mendorong kapal hingga jatuh. Kendati demikian, belum diketahui bagaimana nasib akhir pria dan buaya tersebut.
Pasalnya, video berakhir setelah buaya menyelam di sungai ke arah kapal. Tidak diketahui apakah buaya itu hanya lewat atau bahkan sampai mendorong kapal.
Momen itu sendiri ikut membuat warganet tegang. Mereka menuliskan beragam komentar takut dan ikut ngeri saat melihat pergerakan hewan predator tersebut.
"Part 2 nya gak ada karena orang yang videoin sudah pindah alam," komentar warganet.
"Sekali senggol pindah alam," sahut warganet.
"Bayangin perahu lu dibalikin. Dahlah," tambah yang lain.
Berita Terkait
-
Dugaan Pencabulan Anak di Luwu Timur Viral, Polda Sulsel Siap Buka Kembali Kasusnya
-
Diduga Hendak Maling, Dua Remaja Ini Malah Alasan Sedang Ngaduk Semen
-
Terekam Lagi Ngecor Bangunan, Sepatu Kuli ini Jadi Sorotan Publik: Ini mah Sultan
-
Viral Dispenser Beras Setahun Tak Dibuka, Isinya Berubah 'Mematikan'
-
Potret Kecelakaan Motor Matik Bikin Publik Bertanya-tanya, Tiang Listrik Jadi Sorotan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!