Suara.com - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN), Suyatno, meninggal dunia pada Minggu (10/10/2021).
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan tidak bisa menutupi kesedihannya karena harus kehilangan kader-kader terbaiknya dalam beberapa bulan terakhir.
"Berita duka seperti ini adalah yang kesekian kali dialami oleh kader-kader PAN," kata Zulkifli dalam keterangan tertulisnya, Minggu.
Zulkifli menjelaskan, sebelum Suyatno berpulang, PAN telah kehilangan Ketua Fraksi PAN MPR RI Dr Ali Taher Parasong, anggota DPR RI asal Papua John Siffin Mirin, mantan Bupati Yahukimo dan Ketua DPW PAN Papua Abock Busuf.
Selain itu terdapat anggota lainnya yang juga meninggal dunia.
"Hari ini, kami kembali kehilangan salah seorang kader terbaik kami. Cobaan seperti ini tidak mudah dihadapi. Kami percaya bahwa Allah memiliki rahasia paling baik dan indah dibalik semua duka ini," ujarnya.
Berbicara soal Suyatno, Zulkifli mengenang sosok mendiang sebagai kader terpelajar dan memiliki pemikiran-pemikiran maju. Sepengetahuannya, Suyatno langsung bekerja keras setelah diberikan amanah menjadi ketua DPW PAN Jateng.
Karena khawatir, ia mengaku seringkali mengingatkan Suyatno untuk tetap menjaga kesehatan.
"Kadang-kadang, saya yang merasa khawatir atas aktivitasnya yang padat. Saya sering mengingatkan agar tetap jaga kesehatan. Jangan terlalu capek dan sediakan ruang untuk istirahat. Wafatnya beliau hari ini, seakan menjawab kekhawatiran saya beberapa waktu terakhir," tuturnya.
Baca Juga: Zulkifli Hasan Doakan Ridwan Kamil Jadi Gubernur Indonesia, Pertanda 2024?
Dalam kesempatan yang sama, Zulkifli juga sempat kaget karena tidak menyangka di balik gigihnya Suyatno saat bekerja ternyata ada penyakit yang terus mengganggu kesehatannya.
"Saya tidak menyangka, dibalik keramahan dan semangatnya yang menggelora, ternyata ada sakit yang diderita. Ini rahasia Allah yang tidak diketahui oleh kita sebagai manusia," tuturnya.
Lebih lanjut, ia juga mengatakan kalau kerja keras Suyatno sebagai Ketua DPW PAN Jateng sudah memperlihatkan hasil. Meski baru menjabat, namun konsolidasi di Jateng hampir rampung.
Pada penghujung pesannya, Zulkifli pun menyampaikan ucapan duka cita atas berpulangnya Suyatno. Ia meyakini kalau mendiang Suyatno meninggal dalam kondisi khusnul khatimah.
"Atas nama kader PAN se-Indonesia, saya menyampaikan belasungkawa yang cukup mendalam. Saya yakin bahwa almarhum husnul khatimah. Dosa dan kesalahannya diampuni. Dan seluruh keluarga diharapkan dianugerahi kesabaran dan ketabahan".
Sebelumnya, kabar duka datang dari Partai Amanat Nasional (PAN). Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN) Jawa Tengah, Suyatno, meninggal dunia, Minggu (10/10/2021).
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digeladang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru