Suara.com - Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta kembali melakukan penyelamatan terhadap seorang warga, setelah sebelumnya aksi petugasnya di Matraman, Jakarta Timur, mengevakuasi kartu ATM dari selokan viral.
Terbaru, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Selatan menyelamatkan seorang warga yang terborgol.
Kejadian tersebut pun kembali viral di media sosial setelah diunggah akun Twitter @humasjakfire.
Dalam postingannya berupa foto, terlihat seorang petugas damkar memotong borgol yang terkunci di tangan seorang warga, dengan menggunakan gerinda kecil.
“Seorang warga panik mendatangi Pos Damkar Sektor Kecamatan Pesanggarahan pada pukul 05.30 WIB pagi untuk meminta bantuan evakuasi pelepasan borgol. Korban D (24) tahun,” tulis akun @humasjakfire yang dikutip Suara.com pada Senin (11/10/2021).
Humas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Mulat Wijayanto membenarkan peristiwa itu.
Berdasarkan laporan yang diterimanya, warga tersebut bernama Deva tinggal di Kelurahan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Dari pengakuannya Deva yang diterima Mulat, dia dipasangi borgol oleh temannya, namun saat hendak membuka kembali, kuncinya patah sehingga tidak dapat digunakan.
“Pada saat akan dibuka kunci borgol patah karena sudah berkarat. Karena tidak dapat dibuka, korban mendatangi pos pemadam seorang diri,” kata Mulat dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/10/2021).
Deva akhirnya bisa terbabas, setelah bagian lengkungan borgol dipotong.
Baca Juga: Satpol PP Ketuk Kamar Hotel Ngaku Tukang Paket, Penghuni Panik Auto ke Kamar Mandi
“Setelah sekitar 10 menit petugas damkar berhasil melepaskan borgol dari tangan korban dengan menggunakan alat grinder kecil,” ujar Mulat.
Foto : @humasjakfire
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Cak Imin Pastikan Bantuan BPJS Tepat Sasaran, Masyarakat Miskin Tetap Bisa Berobat
-
Komisi XII DPR Minta ESDM Hitung Akurat Kebutuhan Energi Ramadan-Lebaran: Jangan Ada Kurang Pasokan
-
Seorang Pemotor Tewas Usai Tertemper Kereta Bandara di Perlintasan Kalideres Jakbar
-
Komisi III DPR Beri Deadline 1 Bulan ke Kapolri, Ambil Alih dan Sikat Habis Oknum Polisi Bermasalah!
-
Sekretaris Eks Mendikbudristek Sebut Nadiem Makarim Larang Rekam Semua Rapat Daring
-
Saksi Sebut Nadiem Makarim Transfer ke 5 Stafsus Pakai Uang Pribadi
-
Bikin Publik Kecewa, Dasco Langsung Minta Pemerintah 'Rem' Rencana Impor 105 Ribu Mobil dari India!
-
Dedi Mulyadi Jemput 13 Korban LC di NTT, Pastikan Proses Hukum Tetap Berlanjut!
-
Soal Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, Ketua Komisi X: Alarm Sosial dan Ujian Komitmen Kebangsaan
-
Menteri PPPA Minta Hukum Transparan Bagi Oknum Brimob Penganiaya Anak di Tual