Suara.com - Seorang wanita yang sudah meninggal masuk dalam kandidat pemilihan anggota dewan di Irak dan anehnya, ia bahkan menang di parlemen Baghdad.
Menyadur Middle East Monitor Jumat (15/10/2021) Ansam Manuel Iskandar adalah kandidat independen yang masuk dalam daftar pemenang pemilihan minggu ini.
Wanita yang meninggal bulan Agustus ini memperoleh 2.397 suara dan memenangkan satu dari lima kursi yang dialokasikan untuk komunitas Kristen di negara itu.
Kemenangan Iskandar memicu kemarahan pengguna media sosial karena namanya masuk dalam daftar meskipun telah meninggal hampir dua bulan yang lalu.
Dalam sebuah posting Facebook yang diterbitkan oleh keluarga, mereka mengonfirmasi Iskandar meninggal pada 24 Agustus, setelah terinfeksi virus corona.
Keluarga ngotot meskipun beberapa tidak tahu tentang kematiannya, "dia terpilih karena memiliki karir yang berharga dan jalur kerja sama di bidang kemanusiaan dan mendukung kaum muda.
Mereka membenarkan pencalonan Iskandar yang berkelanjutan dengan merujuk pada "dampak besar pada kaum muda."
Keluarga juga menekankan fakta bahwa dia tidak memiliki propaganda pemilu, atau gambar yang tergantung di jalan atau iklan di Facebook.
Pemilihan umum Irak hari Minggu dipimpin oleh partai ulama Syiah Irak, Muqtada Al-Sadr dan diikuti oleh blok Taqaddoum dari Ketua Parlemen, Mohamed Al-Halbousi di tempat kedua.
Baca Juga: Daftar Nama Anggota Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional 2021-2026
Blok Negara Hukum yang dipimpin oleh mantan Perdana Menteri, Nouri al-Maliki, ada di tempat ketiga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas
-
Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi
-
Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus
-
Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang
-
Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas
-
Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme