Suara.com - Selama hampir lima tahun dinyatakan hilang, bocah bernama Yehezkiel Freddy Paulus Mekel rupanya berada di Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 1, Klender, Jakarta Timur. Kemudian, dalam rentan waktu tiga bulan ke belakang, Yehezkiel baru dipindahkan ke Panti Sosial Bina Grahita Belaian Kasih, Jakarta Barat.
Saat masih berada di Klender, pihak keluarga disebutkan telah mengetahui keberadaan Yehezkiel. Bahkan, pihak keluarga juga disebut berencana menjemput Yehezkiel.
"Infonya sih katanya pernah ada ibunya mau jemput tapi tidak jadi gitu, jadi anak itu masih ada di Klender gitu," kata Kepala Panti Sosial Bina Grahita Belaian Kasih, Sri Utami di Kantor Dinas Sosial DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (15/10/2021).
Hanya saja, Sri tidak mengetahui alasan mengapa saat itu pihak keluarga tidak jadi menjemput Yehezkiel. Atas hal tersebut, bocah berkebutuhan khusus itu hampir lima tahun berada di Klender.
"Ada, sempet ada tapi katanya tidak jadi karena satu dan lain hal. Saya tidak tahu," sambungnya.
Tidak hanya itu, Sri menyebutkan jika Yehezkiel sudah dua kali hilang saat keluar dari rumah. Pertama, pihak keluarga berhasil menemukan anak itu, namun kehilangan pada saat kehilangan kedua, keluarga tidak menemukannya.
"Yang saya dapet info dua kali,"beber dia.
Senin Dijemput
Berkat kekuatan media sosial Twitter, seorang bocah 13 tahun itu, dalam waktu dekat, akan berjumpa dengan pihak keluarga. Rencananya, pada Senin (18/10/2021) mendatang, pihak keluarga akan menjemput anak itu ke Panti Sosial Bina Grahita Belaian Kasih, Jakarta Barat.
Baca Juga: Bocah Laki-laki Ditemukan Setelah Lima Tahun Hilang, Ini Kata Pihak Panti Sosial
Sri mengatakan, nantinya pihak keluarga harus membawa data seperti Kartu Keluarga untuk kegiatan pencocokan. Hal itu diperlukan guna menghindari kemungkinan terjadinya tindak pidana human trafficking
"Karena menghindari hal-hal seperti trafficing, kalau memang datanya pas, si anak juga mengenal kakanya, baru kami proses," kata Sri.
Pencocokan data, atau minimal sang anak mengenali pihak keluarga menjadi penting di sini. Pihak panti sosial khawatir, jika ada pihak tidak bertanggung jawab kemudian tidak mengurus anak dalam kategori tunagrahita, nantinya malah menimbulkan masalah baru.
"Kami kadang rawan trafficking, bukannya apa apa, kasihan kalau anak nanti dibawa tapi dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab, tidak menyelesaikan masalah sosial malah menimbulkan masalah baru," jelas Sri.
3 Bulan di Panti Sosial
Ternyata, Yehezkiel masuk Panti Sosial Bina Grahita Belaian Kasih sejak 2 Agustus 2021 lalu. Sebelumnya, selama rentan waktu hampir lima tahun, dia berada di panti sosial yang berada di kawasan Klender, Jakarta Timur.
Tag
Berita Terkait
-
Bocah Laki-laki Ditemukan Setelah Lima Tahun Hilang, Ini Kata Pihak Panti Sosial
-
Lapor ke Polisi Nihil, Anak Hilang 5 Tahun Bisa Ditemukan usai Keluarga Ngadu ke Netizen
-
Berhasil Ditemukan, Polisi Lacak Ponsel Bocah Cantik Salsabila Bilqis
-
Remaja Putri di Bandar Lampung Hilang, Diduga Pergi dengan Kekasih
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Diwarnai Kontak Tembak, TNI Evakuasi Dua Jenazah Korban OPM di Yahukimo
-
7 Physical Sunscreen Terbaik untuk Kulit Sensitif sesuai Review dan Harga
-
Sesama Introvert, Samo Rafael & Shanna Shannon Diuji Bangun Chemistry di Film Dan Bandung
-
Kenapa Masalah Kecil Terasa Sangat Besar di Kepala?
-
Alasan Nabila Gardena Mendadak Viral, Benarkah Terseret Isu Korupsi BUMN?
-
Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat
-
Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta
-
Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli Usai Polemik Sayembara Tangkap Begal
-
Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel
-
Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics