Suara.com - Polisi 'artis' Aiptu Jakaria alias Jacklyn Chopper akan mengelola media sosial di Bidang Humas Polda Metro Jaya usai dimutasi dari jabatan sebelumnya. Dia sendiri mengklaim menyukai media sosial.
Menurut Jacklyn, saat dirinya menjabat sebagai Banit 9 Unit 2 Subdit IV Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya dirinya banyak bersinggungan dengan penjahat. Ke depan, kata dia, dirinya akan lebih banyak bersinggungan dengan masyarakat.
"Gue dipercaya oleh pimpinan untuk mengelola media sosial di Bid Humas Polda Metro Jaya. Kan Memang gue suka bermain di medsos. Dulu gue hubungannya sama penjahat, nah sekarang gue hubungannya dengan masyarakat," kata Jacklyn kepada wartawan, Rabu (20/10/2021).
Jacklyn juga mengklaim tak keberatan dimutasi ke Bidang Humas Polda Metro Jaya. Terlebih, katanya, dia perlu penyegaran usai 25 tahun ditempatkan di bidang reserse.
"Apalagi gue kan udeh 25 tahun di reserse jadi perlu penyegaran dan polisi kan bukan reserse aje, ada bidang Intel, Lantas, Sabhara, Humas dan Bimas," katanya.
Punya Followers Banyak
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus sempat berdalih dua polisi 'artis' Aiptu Jakaria alias Jacklyn Chopper dan Aipda Monang Parlindungan Ambarita dimutasi ke Bidang Humas karena memiliki followers banyak. Selain itu mereka juga dinilai memiliki bakat dalam mengelola media sosial.
"Kenapa ke humas? Pak Jacklyn ini salah satu orang yang punya bakat bagus bermain di media sosial. Boleh lihat followersnya bagus. Kita butuh orang-orang yang expert di bidangnya," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (19/10/2021).
"Pak Ambarita juga sebenernya punya kelebihan yang sama. Coba lihat followersnya," imbuhnya.
Baca Juga: Humas Polda Metro Jaya Ungkap Alasan MP Ambarita dan Jacklyn Choppers Dimutasi
Yusri juga mengklaim mutasi jabatan terhadap anggota merupakan hal yang wajar. Tujuannya, sebagai bentuk penyegaran.
"Mutasi itu adalah hal yang wajar, tour of duty, penyegaran," katanya.
Aiptu Jacklyn Chopper dan Aipda Ambarita dimutasi ke Bidang Humas Polda Metro Jaya.
Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Nomor: ST/458/X/KEP/2021 yang ditandangani oleh Karo SDM atas nama Kapolda Metro Jaya.
Aiptu Jacklyn sebelumnya menjabat sebagai Banit 9 Unit 2 Subdit 4 Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Sedangkan Aipda Ambarita sebelumnya menjabat sebagai Banit 51 Unit Dalmas Satuan Sabhara Polres Metro Jakarta Timur.
Berita Terkait
-
Humas Polda Metro Jaya Ungkap Alasan MP Ambarita dan Jacklyn Choppers Dimutasi
-
Polisi "Artis" Aiptu Jacklyn Choppers dan Aipda Ambarita, Dimutasi ke Divisi Humas
-
Polda Metro Jaya Bekuk 2 Komplotan Begal Sadis di Bekasi dan Depok
-
Denny Sumargo Diperiksa Terkait Kasus Penggelapan Dana Mantan Manajer
-
Diduga Langgar SOP, Aipda MP Ambarita Diperiksa Propam Polda Metro Jaya
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi