Suara.com - Momen ibu yang berteriak pilu di pinggir sungai menjadi viral. Ibu ini rupanya menunggu anak lelakinya yang tenggelam dan belum ditemukan selama 4 hari.
Peristiwa tersebut dibagikan oleh akun TikTok @periantoboman2. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 7 juta kali dan mendapatkan 440 ribu tanda suka.
"Lihatlah betapa sakit seorang ibu yang kehilangan anaknya. Semoga cepat ketemu ya. Untuk keluarga tetap tabah dan sabar," tulis akun ini sebagai keterangan video TikTok seperti dikutip Suara.com, Rabu (20/10/2021).
Dalam video, sejumlah warga tampak berkerumun di pinggir sungai. Mereka sedang memantau arus sungai sampai melakukan proses pencarian seorang anak lelaki yang tenggelam.
Saat proses pencarian, terjadi momen memilukan di pinggir sungai. Seorang wanita yang merupakan ibu korban berdoa dan berteriak-teriak ke arah sungai.
Ia memanggil-manggil nama anaknya dan meminta agar segera pulang. Ibu ini bahkan sampai menceburkan kakinya ke dalam air seolah berniat mencari anaknya sendiri.
Sontak, sejumlah warga memegangi tubuh ibu tersebut. Beberapa juga memberikan penghiburan kepada sang ibu yang begitu hancur karena tidak mengetahui keberadaan anaknya.
Mereka mengelus pundak ibu tersebut sebagai bentuk dukungan. Sedangkan warga lainnya sendiri masih memantau arus sungai dari pinggir dengan harapan tubuh sang anak muncul.
Momen memilukan itu sendiri langsung ramai dikomentari warganet. Mereka menuliskan beragam komentar sedih dan dukungan kepada sang ibu.
Baca Juga: Pembunuhan Sadis di Sambas, Anak Bunuh Ibu Kandung di Ruang Keluarga
Warganet juga berharap agar sang anak yang terseret arus dapat segera ditemukan. Apalagi, sudah 4 hari anak lelaki itu dinyatakan hilang di sungai.
"Bantulah hambamu ini Tuhan, semoga bisa bertemu dengan anaknya," doa warganet.
"Katanya kalau 40 orang bilang amin bakal dikabulkan. Semoga cepat ketemu. Amin," komen warganet.
"Kasihan ibunya. Semoga cepat ketemu anaknya. Amin," harap warganet.
"Teringat keponakan aku dulu hilang di Pantai Konang, Trenggalek dua hari belum ketemu. Satu minggu baru ketemu," curhat warganet.
"Subhanallah, ya Allah. Kasihan lihat ibunya. Ya Allah semoga si abang cepat ketemu. Amin," tambah yang lain.
Berita Terkait
-
Pembunuhan Sadis di Sambas, Anak Bunuh Ibu Kandung di Ruang Keluarga
-
Polisi Tangkap Predator Anak, Pelaku Mengaku Suka Sesama Jenis
-
Viral Video Mesum Lele PUBG Durasi 13 Detik, Gegerkan Gamers di TikTok dan Twitter
-
Terima Pengunjung Anak di Bawah 12 tahun, TMII: Didampingi Orang Tua yang Sudah Divaksin
-
Izinkan Tempat Bermain Anak di Mal Dibuka, Anies: Selalu Waspada, Jangan Berkerumun
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Panggil Pegawai DJBC Salisa Asmoaji, KPK Endus Adanya 'Uang Pelicin' dalam Pengurusan Cukai Rokok
-
ICW Soroti Bagi-Bagi Sembako di Monas, Desak Pemerintah Buka Sumber Anggaran yang Dinilai Tertutup
-
Militer Iran Ultimatum Donald Trump: Berani Masuk Selat Hormuz, Kami Serang!
-
Usut Tragedi KRL Bekasi: Polisi Periksa Dinas Bina Marga hingga PU, Bos Taksi Green SM Ditunda Besok
-
Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Kalimalang, Pengemudi Pajero Ditangkap Polisi
-
Percepatan Transisi Energi Bersih Berpotensi Tambah Beban Ekonomi Warga, Apa Solusinya?
-
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6 Persen dan Terapkan PT Berjenjang hingga Daerah
-
Kebijakan Iklim Inklusif Jadi Kunci, Anak dan Disabilitas Perlu Dilibatkan
-
Duka di Balik Jas Putih: Mengapa Dokter Internship Indonesia Bertumbangan?
-
Racun Tikus di Makanan Bayi Geger di Austria, Publik Panik Hingga Penarikan Besar-besaran Produk