News / nasional
Dwi Bowo Raharjo | Stephanus Aranditio
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad

Suara.com - Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyebut wilayahnya berhasil menekan lonjakan kedua pandemi Covid-19 akibat serangan varian delta. Ini berkat vaksinasi dengan menggunakan vaksin AstraZeneca.

Ansar mengatakan ia merasa beruntung wilayahnya mendapat supply vaksin AstraZeneca yang cukup banyak sebelum Juli 2021, sehingga warganya tidak terlalu banyak yang terinfeksi covid varian delta.

"Waktu itu Pak Menko Perekonomian telpon saya mau kirim 50 ribu vaksin AstraZeneca, alhamdulillah kita lakukan itu, sehingga ternyata kata Pak Menkes AstraZeneca itu punya kekuatan untuk membatasi atau menolak varian delta seperti di Inggris dan India," kata Ansar dalam diskusi FMB9-KPCPEN, Senin (25/10/2021).

Hasilnya, setelah dilakukan penelusuran varian baru oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan, dari 500 sampel yang diperiksa hanya ditemukan kurang dari 10 varian delta.

Baca Juga: Cara Cek BSU BPJS Ketenagakerjaan untuk Bantuan Pandemi COVID-19

"Hasilnya ditemukan ada 5 varian alpha yang dari afrika selatan, dan di Batam ditemukan 3 varian delta B1617 dan 7 varian alpha B117, ini varian of concern di indonesia," ungkapnya.

Vaksin AstraZeneca. [ANTARA]

Ansar menambahkan, kondisi pandemi Covid-19 di Kepri kini juga sudah semakin terkendali, kasus aktif atau pasien Covid-19 yang masih dalam perawatan tinggal 50 orang atau 0,09 persen.

Secara kumulatif, tingkat kesembuhan di Kepri juga terus meningkat hingga 52.023 orang atau 96 persen, meninggal dunia 1.754 atau 3,26 persen, angka keterpakaian tempat tidur juga menurun hingga 2,82 persen, serta positivity rate menurun hingga 0,15 persen.

"Pada bulan Juli 2021 lalu kasus aktif kita cukup mengkawatirkan menembus angka 7 ribu kasus, dimana kondisi hari ini alhamdulillah telah berkurang, saat ini tinggal 50 orang kasus aktif yang kita tangani, konfirmasi positif dalam satu hari di masa PPKM diperketat sejak 8 Juli lalu itu pernah mencapai per hariannya 900 kasus, satu minggu terakhir hanya ditemukan beberapa kasus saja," tutur Ansar.

Dia berharap masyarakat Kepri tetap mematuhi protokol kesehatan dan segera mendapat vaksinasi Covid-19 agar lonjakan atau gelombang ketiga pandemi seperti yang diprediksi banyak ahli tidak terjadi.

Baca Juga: Motif Tambal Batik Corona Magelang, Wujud Harapan di Akhir Pandemi

Komentar