Jawaban dari beberapa lembaga berwenang mulai saya dapati, dan sebelumnya pihak kantor saya mengarahkan untuk menunggu tanggapan dari pihak terkait, lalu berita diterbitkan di hari itu juga setelah data terkumpul dengan judul "Diduga Lakukan Sejumlah Pelanggaran Hukum, PT. Masempo Dalle diadukan ke Mabes Polri"
Setelah itu malam saya mendengar kabar dari teman bahwa saya sedang dicari oleh beberapa preman yang diduga berkaitan dengan PT. MD dan AT
27 Oktober 2021
Saya menindaklanjuti berita kemarin dengan keterangan tambahan dari pihak berwenang dan saya menindaklanjuti perkembangan kasus pembacokan. Diduga berkaitan dengan PT. MD dan AT.
Usai mengumpulkan data berita saya diterbitkan dengan judul "Rekam Jejak Sorotan Publik Hingga Kasus Pembacokan yang Berkaitan dengan Dugaan Ilegal Mining PT. Masempo Dalle"
Selang beberapa waktu berita saya terbitkan dan posisi saya sedang membagikan berita, ada nomor baru yang saya tak kenali mengirimkan pesan bernada ancaman.
Serta beberapa orang dan salah satu Ketua Ormas yang meminta bertemu dan meminta saya untuk berhenti memberitakan PT. MD dan AT.
Malam kisaran pukul 10.00, saya bertemu dengan Ketua AJI Kendari Rosniwanty, Sekum AJI Kendari dan seorang Anggota AJI. Mengarahkan untuk sementara waktu mencari tempat aman dan pihaknya akan mendiskusikan dan menindaklanjuti terkait kasus yang menimpa saya.
28 Oktober 2021
Baca Juga: Karena Berita, Nyawa Jurnalis di Kota Kendari Terancam
Saya mengambil sudut pandang yang berbeda lagi dengan mengumpulkan data dan hasil pantauan saya yang berkaitan dengan upaya pembungkaman dan teror yang diduga kerap dilakukan oleh PT MD dan AT.
Lalu setelah data terkumpul berita saya terbit dengan judul "Rekam Jejak Upaya Pembungkaman dan Teror yang Diduga Kerap Dilakukan PT MD dan AT."
Pasca berita tersebut salah satu oknum aktivis di Kendari meminta bertemu untuk meminta saya berhenti memberitakan PT. MD dan AT.
Selang beberapa waktu salah satu ketua ormas lokal menelpon dengan tekanan untuk meminta bertemu dan membahas sesuatu hal yang sifatnya penting.
Kisaran pukul 8 malam saya masuk kembali di Kota Kendari. Setelah sebelumnya mengamankan diri di luar Kota Kendari.
Kisaran pukul 3 pagi, saya bangun dan hendak keluar mencari makan dan pulang ke rumah. Namun belum sampai di tujuan, saya tiba-tiba dipalang oleh Orang Tak Dikenal di perempatan Pasar Baru. Pas depan Toko Kredit Simpatik bypass.
Tidak sampai di situ saja OTK yang menggunakan mobil minibus Toyota Rush berwarna silver keabu-abuan mengikuti hingga di Perempatan Wua-wua. Namun mereka tidak berhasil mengikuti saya, saya mengecoh mereka dengan masuk di lorong-lorong kecil di Kelurahan Anaiwoi.
Berita Terkait
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Haru dan Bahagia Warnai Kepulangan 9 WNI yang diculik Israel
-
Ditendang Hingga Disetrum, Pengakuan Jurnalis iNews Heru Rahendro Pasca Bebas dari Penjara Israel
-
Israel Tangkap Jurnalis RI, Mengapa Solusi Dua Negara Masih Dipertahankan?
-
Solidaritas untuk Jurnalis dan WNI yang Ditahan Israel Menggema di Bandung
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Harga Pertamax Naik, Buruh Khawatir Kuota Pertalite Tak Mampu Menampung Lonjakan Pengguna
-
Mendagri Tegaskan Komitmen Dukung Program Prioritas Nasional dalam Rencana Kerja 2027
-
Selat Hormuz Memanas: Asuransi Tolak Jamin Kapal RI, Pemerintah Siapkan Skenario Darurat Energi
-
Said Iqbal Ungkap Prabowo Minta Permenaker Outsourcing Direvisi, Mau Dihapus?
-
Sikat 'Tangan Kanan' Sony Sanjaya! Asep Yusuf Ditetapkan Tersangka usai Akali Jatah Dapur MBG
-
Terungkap! Makelar Minta Rp1,6 Miliar ke Pemkab Muara Enim untuk Ubah Hasil Audit BPK
-
Dari OTT Muara Enim, KPK Sita Uang Rp 200 Juta, Mobil, dan Dokumen
-
Prabowo dan Strategi Merangkul Tokoh Buruh
-
Jusuf Kalla Temui Prabowo di Istana, Datang Bersama Putranya
-
JK Minta Waktu Temui Prabowo, Ungkap Hasil Obrolan 1 Jam di Istana Merdeka