Suara.com - Kehadiran Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa melepas Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja (kunker) ke luar negeri menjadi sorotan.
Anggota Komisi I DPR fraksi PPP Syaifullah Tamliha menilai boleh saja penafsiran dilakukan, misalnya jika Andika yang dipilih oleh presiden jadi Panglima TNI yang baru.
"Kepemimpinan Presiden Jokowi yang berasal dari Solo dengan gaya Solo, bisa saja kita menafsirkan bahwa Calon Panglima TNI yang akan dimintakan persetujuan DPR adalah Andhika Perkasa," kata Tamliha kepada wartawan, Sabtu (30/10/2021).
Tamliha sendiri mengaku pelepasan Presiden kunjungan kerja ke luar negeri dilakukan oleh seorang kepala staf TNI merupakan tindakan yang tak lazim. Seharusnya kegiatan tersebut dilakukan oleh Panglima TNI.
"Tampaknya Jenderal TNI Andhika Perkasa akan berkarier di TNI sampai dengan pensiunan. Pelepasan kepergian presiden sebagai Panglima Tertinggi memang tidak lazim dilakukan Kepala Staf UO. Biasanya langsung oleh panglima TNI," ungkapnya.
Kendati begitu, Tamliha enggan berspekulasi lebih jauh terkait dengan nama Panglima TNI pengganti Marsekal Jenderal TNI Hadi Tjahjanto.
Menurutnya, nama pengganti Hadi akan disampaikan ke DPR pada Senin pekan depan.
"Nama pastinya calon panglima TNI saya perkirakan pada hari Senin pekan depan. Penyerahan Surpres tidak mesti pada saat presiden berada di dalam negeri, saya yakin Surpres tersebut sudah ditandatangani sebelum Pak Jokowi bertolak ke luar negeri," tandasnya.
Kehadiran Andika
Baca Juga: Kunjungan Kerja ke Tiga Negara, Ini Agenda Presiden Joko Widodo di Roma dan Inggris Raya
Sebelumnya setelah Pandemi Covid-19 melanda Indonesia, Presiden Joko Widodo akhirnya melakukan kunjungan kerja (kunker) ke luar negeri. Terdapat hal unik saat melepas Presiden.
Dalam rombongan yang melepas keberangkatan Jokowi pada Jumat (29/10/2021), tidak nampak Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, melainkan ada Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa.
Padahal momen tersebut menjadi kali pertama Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan kunjungan kerja ke luar negeri selama pandemi. Apakah ada sinyal positif untuk KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa?
“Sedang ada tugas lain Pak Panglima,” kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono.
Heru menyebut Panglima Hadi Tjahjanto memang mengutus Jenderal Andika untuk melepas Jokowi dan rombongan.
“Iya begitu [Andika diutus Panglima],” kata dia.
Berita Terkait
-
Wow! Bukan Panglima, KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa yang Melepas Presiden Jokowi
-
Kunjungan Kerja ke Tiga Negara, Ini Agenda Presiden Joko Widodo di Roma dan Inggris Raya
-
Andika Perkasa Lepas Presiden Jokowi ke Luar Negeri, Sinyal Calon Panglima TNI?
-
Kunker ke Italia hingga Dubai, Alasan Jokowi Gunakan Pesawat Garuda Indonesia
-
Tinggalkan Indonesia, Jokowi Terbang ke Italia, Inggris hingga Dubai, Ini Agendanya
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Rudal Iran Tembus Kota Nuklir Dimona, Pertahanan Udara Israel Makin Dipertanyakan
-
Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243
-
Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran
-
MRT Berlakukan Tarif Rp243 Bagi Pelanggan Khusus Hari Ini, Berikut Persyaratannya
-
Siasat Licin Iran Perpanjang Napas Perang Usai Mojtaba Khamenei Menghilang
-
Baru Ancam Lebanon, Presiden Israel Kocar-kacir Dihantam Rudal
-
BPH Migas Pastikan BBM Aman di Tol Padaleunyi Jelang Puncak Arus Balik 2026
-
Studi: Industri Migas Tinggalkan Citra Energi Bersih, Kini Tekankan Ketergantungan Energi Fosil
-
Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK Usai Tahanan Rumah: Alhamdulillah, Sempat Sungkem ke Ibu Saya
-
Waduh! Siap-siap Ledakan Besar Pusat Tenaga Nuklir Jika AS Serang PLTN Bushehr Iran