- Presiden Israel Isaac Herzog terpaksa mencari perlindungan akibat serangan rudal yang menghantam dekat lokasinya.
- Insiden tersebut terjadi sesaat setelah ia selesai menggelar konferensi pers di kota Kiryat Shmona, Israel utara.
- Dalam pidatonya, Herzog baru saja menegaskan Israel tidak bisa kembali ke gencatan senjata dan harus mengamankan "kedalaman strategis di Lebanon".
Suara.com - Presiden Israel Isaac Herzog dilaporkan terpaksa mencari perlindungan darurat sesaat setelah sebuah serangan rudal menghantam lokasi di dekat konferensi persnya.
Insiden yang memaksanya untuk 'ngumpet' tersebut terjadi tepat setelah sang presiden selesai menggelar konferensi pers.
Momen mencekam ini menjadi gambaran nyata betapa rapuhnya situasi keamanan di wilayah utara Israel yang terus memanas.
Peristiwa ini dilaporkan secara langsung oleh jaringan media internasional CNN.
Sebuah rudal dilaporkan menghantam area di dekat lokasi konferensi pers yang baru saja digelar.
Serangan tersebut terjadi sesaat setelah ia selesai memberikan pidato di kota Kiryat Shmona yang terletak di bagian utara Israel.
Ironisnya, dalam pidatonya tersebut, sang presiden baru saja menegaskan bahwa negaranya tidak bisa kembali ke gencatan senjata seperti tahun lalu.
Ia bahkan menyerukan perlunya mengamankan “kedalaman strategis di dalam Lebanon” sebagai bagian dari kebijakan pertahanan negaranya.
Pernyataan keras tersebut seketika dijawab oleh suara ledakan yang memaksa sang pemimpin negara dan rombongannya untuk segera mencari perlindungan.
Baca Juga: Hidup di Garis Depan Perang! Kakek Israel Ogah Mengungsi: Suara Rudal seperti Drum Orkestra
Berita Terkait
-
Panik Diserang Balik Iran, Israel Tiba-tiba Ingat HAM dan Minta Tolong Dunia
-
Habis Lebaran, Israel Makin Biadab Berbuat Hal Keji Begini ke Rakyat Palestina
-
Lebaran 2026 di Zona Perang: Gaza, Iran, dan Lebanon Rayakan Idul Fitri Tanpa Sukacita
-
Krisis Lebanon Memanas: Korban Tewas Akibat Serangan Israel Lampaui 1.000 Jiwa
-
Israel Sibuk Tepis Rumor Kematian Netanyahu, Ini 5 Keanehan Video Terbaru PM Israel saat Sapa Warga
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
BPH Migas Pastikan BBM Aman di Tol Padaleunyi Jelang Puncak Arus Balik 2026
-
Studi: Industri Migas Tinggalkan Citra Energi Bersih, Kini Tekankan Ketergantungan Energi Fosil
-
Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK Usai Tahanan Rumah: Alhamdulillah, Sempat Sungkem ke Ibu Saya
-
Waduh! Siap-siap Ledakan Besar Pusat Tenaga Nuklir Jika AS Serang PLTN Bushehr Iran
-
Panik Diserang Balik Iran, Israel Tiba-tiba Ingat HAM dan Minta Tolong Dunia
-
KAI Daop 6 Yogyakarta Prediksi Puncak Arus Balik Hari Ini, 71 Ribu Penumpang Padati Stasiun
-
Arus Balik Lebaran: 52.926 Penumpang Tiba di Jakarta, Pasar Senen Terpadat
-
Rumah di Kembangan Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya Berlebaran
-
Pemerintah Prioritaskan Sekolah Tatap Muka, Menko PMK: Hindari Learning Loss
-
Kenaikan Suhu Bumi Melonjak 75 Persen, Sinyal Bahaya atau Fluktuasi Jangka Pendek?