Suara.com - Kisah seorang wanita yang bertemu jodoh setelah temannya mempromosikan dirinya di Twitter viral di media sosial. Cerita tersebut dibagikan oleh pemilik akun TikTok Kyrahhh20 belum lama ini.
Perempuan bernama Syakirah ini bertemu dengan jodohnya hingga melenggang ke jenjang pertunangan akibat bantuan dari temannya yang mempromosikan dirinya di Twitter.
Perempuan asal Malaysia itu membagikan kisahnya bertemu dengan sang pujaan hati.
Dalam video singkat yang diunggah, ia menceritakan awal pertemuannya dengan sang kekasih disebabkan oleh seorang teman yang mempromosikannya di Twitter.
"Hai @TwtJodohMY saya mau carikan jodoh untuk sahabat saya yang sudah 2 tahun ini masih jomblo. Umurnya 25 tahun, anak sulung, pandai masak dan rajin membersihkan rumah hingga sangat dekat dengan neneknya. Dia menawan dan juga sudah bekerja," bunyi tulisan di unggahan tersebut.
Ulah temannya itu rupanya membuahkan hasil. Seorang pria ingin menjalin hubungan dengan Syakirah.
Kemudian, keduanya melangsungkan pertunangan. Syakirah memperlihatkan dua jari manisnya yang telah berisi dua cincin emas.
Tidak hanya itu, Syakirah juga memperlihatkan momen dirinya bertemu dengan calon mertua.
Dari video itu, ia terlihat sangat tegang saat calon mertuanya memasukkan cincin ke jari manisnya di hari pertunangan itu.
Baca Juga: Sempat Viral, Jembatan Siluman di Cianjur Dapat Digunakan Akhir 2021
"Bila kau pertama kali bertemu dengan calon mertua. Sampai tegang salah beri jari, kenapa sebelah kiri. Tegang lagi sampai nanya seolah tak sepatutnya," tulis Syakirah.
Kini, video tersebut sedikitnya telah disaksikan oleh 160 ribu pengguna TikTok. Banyak warganet yang merasa heran dengan kisah kisah wanita asal Malaysia tersebut yang berjalan mulus meski bertemu melalui media sosial.
"Gampang banget dapat jodohnya, lah aku?" kata warganet.
"Semudah ABC ya cari jodoh hahaha," tulis warganet yang lain.
"Semoga perjalanan saya pun begini mudah," doa warganet.
"Mau bikin ginian tapi temen gue nggak ada yang beres wkwk if my friends see this sorry not sorry guys," celetuk warganet.
Berita Terkait
-
Video Viral Pengantin Pria Ini Frustasi Momen Ijab Kabul Salah Terus
-
Kreatif! Pengamen Ini Cosplay Jadi Pocong Sambil Sepedaan dan Bonceng 'Anak'
-
Viral Jasa Sewa Ponsel iPhone, Tarif Per Harinya Jadi Sorotan
-
Wajah Disembur Asap Rokok, Aura Pengantin Wanita Disorot: Ada yang Beda
-
Bongkar HP Rusak, Pria Syok Temukan Kejanggalan di Kamera: Akibat Memandang Fisik
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Pakar UGM Tolak Kampus Ikut Kelola MBG, Khawatir Perguruan Tinggi Kehilangan Independensi
-
Rasa Haru Selimuti Rumah Duka Haerul Saleh, Peti Jenazah Diantar Para Pimpinan BPK
-
Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen
-
Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK
-
Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci
-
Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka
-
Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan