Suara.com - Bencana alam merupakan sebuah kejadian alam yang murni datangnya dari alam dan atas kehendak Tuhan, salah satunya banjir dan tanah longsor. Untuk menolong korbannya, selain memberi bantuan materiil kita juga dapat membacakan doa untuk korban banjir.
Banjir memang sering kali terjadi di Indonesia. Sebagai umat beragama yang baik sudah seharusnya kita saling mendoakan untuk keselamatan satu sama lain, termasuk banjir. Makanya bacaan doa untuk korban banjir ini perlu kalian ketahui.
Pada kesempatan ini, Suara.com akan mengulas doa untuk korban banjir beserta doa bencana alam lainnya, mari simak!
Doa untuk Korban Banjir
Mengutip dalam berbagai sumber, terdapat doa yang dapat anda panjatkan untuk mendoakan saudara-saudara yang tertimpa musibah, khususnya banjir. Berikut adalah bacaan latin doa untuk korban banjir yang perlu anda ketahui:
Wa qila ya arubla’i ma’aki wa ya sama`u aqli’i wa gidal-ma`u wa quiyal-amru wastawat ‘alal-jdiyyi wa qila bu’dal lil-qaumi-zalimin.
Artinya:
“Hai bumi telanlah airmu, dan hai langit (hujan) berhentilah, dan airpun disurutkan, perintahpun diselesaikan dan bahtera itu pun berlabuh di atas bukit Judi, dan dikatakan: “Binasalah orang-orang yang zalim.”
Baca Juga: Cueki Pak Lurah, Anak-anak di Pluit Mandi Banjir Rob hingga Gelantungan di Bemper Mobil
Adapun doa-doa lain yang dapat dipanjatkan ketika mendapati saudara yang sedang tertimpa bencana alam:
Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Allahumma ajirni fi mushibati wa akhlif li khairan minha
Artinya: "Kami berasal dari Allah SWT dan kepadaNyalah kita kembali. Ya Allah, limpahkanlah pahala dalam musibah yang terjadi padaku dan berikanlah ganti yang lebih baik daripada sebelumnya."
Seperti yang kita ketahui bahwa salah satu penyebab terjadinya bencana banjir adalah hujan deras yang tak kunjung berhenti, perlu anda ketahui bahwa di dalam agama Islam terdapat sebuah doa yang dapat dipanjatkan ketika anda mendapati keadaan dimana hujan turun dengan sangat lebat dan deras sehingga berpotensi mengakibatkan banjir.
Berikut adalah doa yang dibaca ketika hujan sangat lebat:
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan