Suara.com - Dewan Keamanan PBB pada Senin (8/11) mengecam keras upaya pembunuhan terhadap Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhemi dan meminta para pelaku untuk segera bertanggung jawab.
Melansir laman VOA, Selasa (9/11/2021), dalam sebuah pernyataan pers, 15 anggota dewan mengatakan bahwa mereka “mengutuk dengan keras” serangan yang terjadi pada akhir pekan itu.
“Anggota Dewan Keamanan menggarisbawahi perlunya meminta pertanggungjawaban pelaku, pengatur, penyandang dana, dan sponsor dari aksi terorisme tercela ini dan membawa mereka ke pengadilan,” tulis pernyataan tersebut.
Dewan Keamanan juga meminta semua negara untuk “bekerja sama secara aktif dengan pemerintah Irak dan semua otoritas terkait lainnya.”
Kadhemi tidak terluka dalam serangan yang dilakukan oleh tiga pesawat tak berawak itu, di mana dua pesawat di antaranya berhasil dicegat. Menurut keterangan pihak berwenang Irak, dua pengawal Kadhemi mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.
Serangan itu terjadi dua hari setelah pasukan keamanan Irak mengalami bentrok dengan pendukung partai-partai yang didukung oleh Iran yang kehilangan dukungan dalam pemilihan umum yang berlangsung baru-baru ini, meskipun Assaib Ahl al-Haq, yang merupakan salah satu ketua dari kelompok utama pro-Iran, menyerukan agar para pelaku serangan terhadap Kadhemi segera diadili. (Sumber: VOA Indonesia)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah
-
PDIP Ingatkan Mandat Reformasi, Minta TNI Jauhi Politik Praktis dan Perkuat Industri Pertahanan
-
Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: PDIP Berdiri Paling Depan Jaga Hak Rakyat!
-
Cegah Bencana Ekologis, Rakernas I PDIP Desak Penegakan Hukum Lingkungan dan Penguatan Mitigasi
-
Prabowo Beri Mandat ke Dirut Baru Pertamina: Pecat Siapa Saja yang Tidak Bagus!
-
Bantah Dibekingi Orang Besar, Abdul Gafur Tantang Pembuktian Aliran Dana ke Kubu RRT
-
MAKI Laporkan Rekening Gendut Istri Pejabat Kemenag Senilai Rp32 Miliar ke KPK
-
Setelah Resmikan Proyek Besar di Balikpapan, Apa Agenda Rahasia Prabowo di IKN?