Suara.com - PT GoTo, perusahaan merger PT Aplikasi Anak Bangsa (Gojek) dan PT Tokopedia dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan pelanggaran merek. PT GoTo dilaporkan PT Terbit Financial Technology karena dianggap memiliki nama yang sama dengan produknya bermerek GOTO.
"Dengan penggunaan merek 'GoTo' oleh PT Aplikasi Karya Anak Bangsa dan PT Tokopedia dilakukan tanpa adanya pengakuan hak merek terlebih dahulu dan tentu saja melanggar hak atas merek 'GoTo' milik pelapor, PT Terbit Financial Technology," kata Kuasa Hukum PT Terbit Financial Technology, Alfons Loemau di Polda Metro Jaya, Selasa (9/11/2021).
Kekinian laporan tersebut telah diterima Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/B/5083/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA, dengan dugaan melanggar Pasal 100 ayat 2 Undang Undang (UU) 2016 dan atau Pasal 102 UU Nomor 20 tahun 2016 tentang merek dan Indikasi Geografi.
Kata Alfons, pihaknya mendapat informasi dari media massa terkait pemberitaan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa dan PT Tokopedia melakukan merger dengan menggunakan nama perusahaan baru 'GoTo'. Adanya temuan itu mereka melakukan pengecekan ke Dirjen Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan HAM.
"Diperoleh informasi bahwa adanya proses permohonan pendaftaran merek GoTo oleh PT Aplikasi Karya Anak Bangsa," ujar Alfons.
Menurutnya, penggunaan secara masif di masyarakat dan pendaftaran merek 'GoTo' oleh kedua perusahaan tersebut memiliki persamaan atau secara keseluruhan dengan merek 'GOTO.'
"Klien kami PT Terbit Financial Technology memiliki hak atas merek GOTO di kelas 42 dengan nomor pendaftaran IDM000858218 tanggal 10 Maret 2020 dengan perlindungan sampai tanggal 10 Maret 2030," ungkap Alfons.
Untuk diketahui, merek GOTO produk dari PT Terbit Financial Technology disematkan untuk aplikasi di bidang jasa pengembangan perangkat lunak open-source yang diadopsi oleh blockchains.
Baca Juga: Sidang Lanjutan Kasus Unlawful Killing Laskar FPI, Dirkrimum PMJ Hadir Jadi Saksi
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas
-
Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi
-
Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus