Suara.com - Komitmen PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dalam mendukung penanganan Covid-19 membuahkan hasil dan apresiasi yang baik, tidak hanya dari instansi dalam negeri tapi juga internasional. Telkom meraih tiga penghargaan dalam ajang bergengsi The 3rd ASEAN PR Excellence Award 2021 yang seremoni penganugerahannya dilaksanakan secara daring, pada akhir pekan lalu (5/11/2021).
Telkom meraih predikat Gold untuk kategori Best Comm Use of Social Platform melalui program #VaksinKerenAbis dan Bronze untuk kategori Best Covid-19 Related Response melalui program Masker untuk Teman Tuli. Bahkan Vice President Corporate Communication Telkom meraih predikat tertinggi yaitu Diamond untuk kategori Best PR Practitioner.
Vice President Corporate Communication Telkom, Pujo Pramono menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Asean PR Network selaku penyelenggara The 3rd ASEAN PR Excellence Award 2021 kepada Telkom.
“Penghargaan ini didedikasikan untuk seluruh tim Corporate Communication Telkom atas semangat kerja keras dan cerdas serta kinerjanya untuk memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan, stakeholders, dan seluruh bangsa Indonesia. Ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan berkarya untuk Indonesia yang lebih baik”, ujar Pujo.
Sebagai BUMN dan perusahaan telekomunikasi digital terdepan, Telkom secara proaktif dan konsisten terus mendukung upaya Pemerintah dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Adapun dukungan yang diberikan Telkom mencakup dukungan konektivitas, dashboard, dan aplikasi, produk dan layanan serta bantuan sosial.
Program #VaksinKerenAbis merupakan campaign inovatif yang diinisiasi Telkom bekerja sama dengan content creator untuk membuat sebuah video bergenre komedi tentang pandangannya terkait vaksin. Pesan yang disampaikan dalam video tersebut mempertimbangkan keragaman kebutuhan informasi masyarakat, terutama yang berkaitan dengan keamanan, kehalalan, efektivitas, dan kemerataan distribusi serta penerima vaksin prioritas. Selain itu, masyarakat tetap diberikan edukasi terkait pentingnya penerapan protokol kesehatan setelah menerima vaksin Covid-19 untuk melindungi diri dan sekitar.
Untuk menjaga efektivitas campaign #VaksinKerenAbis, Telkom melakukan pemilihan content creator sesuai daerah dengan tingkat penerimaan yang rendah. Berdasarkan hasil survey Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebelumnya, yaitu Padang (Sumatera), Makassar (Sulawesi), dan Jawa. Kemudian, Telkom menambahkan inovasi video melalui pendekatan budaya dengan memaksimalkan penggunaan bahasa daerah oleh content creator untuk membangun psikologi yang kuat antara masyarakat dengan campaign #VaksinKerenAbis.
Tak hanya #VaksinKerenAbis, Telkom juga menginisiasi campaign Masker untuk Teman Tuli yakni bantuan masker trasparan kepada para teman tuli pada bulan Mei 2020. Masker transparan untuk penyandang tuli ini dirancang dan diproduksi khusus agar memudahkan penyandang tuli dalam berkomunikasi karena gerak bibirnya bisa terbaca tanpa harus membuka masker.
Untuk memproduksi masker transparan ini Telkom bekerja sama dengan para pelaku UMKM yang terdampak selama pandemi, hal ini sekaligus menjadi salah satu upaya dalam pemberdayaan sektor UMKM yang cukup besar berkontribusi terhadap perekonomian di Indonesia. Dalam campaign ini, Telkom juga bekerja sama dengan Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (GERKATIN) sebagai partner dalam pendistribusian bantuan masker transparan kepada penyandang tuli di berbagai wilayah Indonesia agar bantuan masker transparan ini bisa didistribusikan dengan cepat dan tepat sasaran.
Baca Juga: Stok Vaksin Covid-19 di Banda Aceh Tinggal 10.842 Dosis
“Kami akan terus mengupayakan kontribusi terbaik untuk percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Dengan semangat kebersamaan, Telkom optimistis bahwa bangsa Indonesia dapat melewati masa ini dengan baik,” ujar Pujo.
The 3rd ASEAN PR Excellence Award 2021 merupakan penghargaan yang diselenggarakan oleh ASEAN PR Network untuk para praktisi humas dan komunikasi dari negara ASEAN yang berhasil menjalankan program kehumasannya dengan baik, sehingga memberikan dampak positif tidak hanya bagi perusahaan tapi juga bagi masyarakat. Tahun ini, terdapat 10 kategori penghargaan yang dikompetisikan, yakni Best PR Programme, Best PR Practitioners, Best PR Agencies, Best PR Campaign, Best Crisis Management, Best Media Company Supporting PR and Communication Industry, Best Government PR, Best Covid-19 Related Response, Best Comm Use of Virtual Platforms, serta Best Comm Use of Social Media.
Berita Terkait
-
BRI Liga 1: Soal Kehadiran Penonton di Stadion, LIB Tunggu Izin Pemerintah
-
Update Kasus Covid-19 di Lamongan, 22 Kecamatan Berstatus Zona Hijau
-
Penting! Daftar Efek Samping COVID-19 yang Ditemukan oleh CDC
-
Anak 6-11 Tahun Bisa Vaksin Covid-19, Hingga Booster Bukan Untuk Semua Masyarakat
-
Anak 6-11 Tahun Bakal Dapat Vaksin Covid-19, Orangtua Jangan Lupa Siapkan NIK Anak
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Zulhas Bongkar Penyebab Minyakita Langka, Ternyata Bukan Soal Stok
-
Bukan Rudal Iran! Warga Israel Kocar-kacir Diserang Hewan Kecil yang Diistimewakan Alquran
-
33 Hari Kasus Andrie Yunus, KontraS Soroti Lambannya Penanganan dan Minim Transparansi
-
AS Diminta Pakai Logika Jika Ingin Negosiasi Ulang dengan Iran
-
7 Fakta Panas Sengketa Lahan Tanah Abang: Adu Klaim Menteri Maruarar Sirait vs Hercules
-
Deadline Seminggu, Kasatgas Tito Minta Pemda Percepat Pendataan Huntap Beserta Klasifikasinya
-
Batalyon Netzah Yehuda, Tentara Religus Israel yang Bawa Taurat saat Melakukan Kekejaman
-
Padahal Dijaga Ketat, Kapal Tanker Berhasil Tembus Blokade Ketat Militer AS di Selat Hormuz
-
Update Muktamar NU 2026: Jadwal, Lokasi, dan Teka-teki Calon Ketua Umum
-
KontraS Ungkap Sejumlah Kejanggalan Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Impunitas