Suara.com - Dua gelang berlian yang pernah dimiliki oleh ratu terakhir Prancis, Marie Antoinette, telah terjual seharga lebih dari $8 juta (Rp114 miliar) dalam sebuah lelang di Swiss.
Gelang-gelang tersebut dibeli oleh peserta anonim yang menawar lewat telepon.
Marie Antoinette mengirim perhiasan itu ke tempat aman sebelum ia mati dipancung saat revolusi Prancis.
Kedua gelang itu diselundupkan ke luar negeri, dan disimpan oleh keluarganya selama lebih dari 200 tahun.
Baca juga:
- Skandal Berlian Biru: Misteri perhiasan pangeran Arab Saudi yang dicuri
- Dua mahkota berlapis emas milik kerajaan Swedia digondol maling
- Cerita La peregrina, mutiara paling terkenal di dunia: Bermula dari Teluk Panama, hingga dimakan anak anjing
Ini adalah pertama kalinya gelang-gelang tersebut, yang bertakhtakan 112 berlian, dilelang.
Mereka terjual dengan harga lebih dari yang dua kali lipat dari perkiraan.
"Gelang-gelang ini telah mengarungi waktu untuk menceritakan masa-masa paling penting dalam sejarah Prancis, dengan kemewahan, kemuliaan, dan dramanya," kata Francois Curiel, direktur rumah lelang Christie's cabang Eropa.
Marie Antoinette lahir di Austria pada tahun 1755 dan dikirim ke Prancis untuk menjadi pengantin bagi calon raja saat itu, Louis XVI.
Baca Juga: Kejari Batam Lelang Kapal Asing, Terjual Hingga Rp1 M
Ia tewas di papan pancung guillotine pada tahun 1793, beberapa bulan setelah suaminya, yang juga dieksekusi. Sebelum masa revolusi, Antoinette sudah tidak populer di antara rakyat Prancis, yang menuduhnya boros dan memberi pengaruh berbahaya pada raja.
Saat di penjara, ia mengirim surat yang menyatakan bahwa peti kayu berisi perhiasan akan dikirim untuk diamankan.
Putrinya yang masih hidup saat itu bernama Marie Therese alias Madame Royale menerima perhiasan itu saat kedatangannya di Austria, kata rumah lelang.
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli