Suara.com - China telah memperingatkan Amerika Serikat atas apa yang disebutnya "provokasi" setelah sebuah pesawat militer Amerika yang membawa anggota parlemen AS mendarat di Taiwan.
Melansir laman kantor berita Anadolu, Kamis (11/11/2021), pernyataan itu muncul setelah anggota Kongres terbang ke Taiwan pada hari Selasa dengan pesawat militer, menurut Kementerian Pertahanan China.
"China dengan tegas menentang dan mengutuk keras itu," kata juru bicara kementerian Kolonel Senior Tan Kefei dalam sebuah pernyataan pada Selasa malam.
"Taiwan adalah bagian suci dan tak terpisahkan dari wilayah China, tindakan pihak AS ini sangat mencampuri urusan dalam negeri China, secara serius mengacaukan kedaulatan teritorial China dan sangat mengancam perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan," kata Tan.
Sebuah pesawat militer Boeing C-40A, terdaftar di Angkatan Laut AS, terbang dari Pangkalan Udara Clark di Filipina dan mendarat di Taipei dengan membawa serombongan anggota parlemen AS.
Pihak berwenang di pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu berbagi detail tentang kunjungan tersebut.
Mereka mengatakan bahwa mereka "memberikan bantuan administratif kepada delegasi" dan "rencana perjalanan yang relevan telah dikoordinasikan dengan Institut Amerika di Taiwan (AIT)."
AIT mewakili Washington di Taipei dan mengoordinasikan semua komunikasi antara kedua belah pihak.
"Kami dengan ini memperingatkan pihak AS untuk segera menghentikan tindakan provokatifnya, segera menghentikan semua tindakan destruktif yang mengarah pada eskalasi ketegangan di Selat Taiwan, dan berhenti mengirimkan sinyal yang salah kepada pasukan separatis 'kemerdekaan Taiwan'," kata Tan.
Baca Juga: Pesawat Militer AS Jatuh di Halaman Warga, Satu Pilot Tersangkut di Tiang Listrik
Namun, di Washington, Sekretaris Pers Pentagon John Kirby mengatakan kunjungan Kongres AS ke Taiwan "cukup rutin," dan "tidak jarang mereka diangkut dengan pesawat militer AS."
Juru bicara China memperingatkan Partai Progresif Demokratik yang berkuasa di Taiwan "untuk tidak salah menilai situasi dan mengambil risiko, jika tidak, itu hanya akan membawa bencana serius ke pulau itu."
Interaksi antara Taipei dan Washington dan sekutunya telah meningkat baru-baru ini, memicu peningkatan aktivitas udara oleh jet China di atas Selat Taiwan.
"China harus dan akan dipersatukan kembali. Tidak ada yang boleh meremehkan tekad kuat rakyat China, kemauan yang tak terpatahkan, dan kemampuan yang kuat untuk mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas teritorial," tegas Tan.
Beijing mengklaim Taiwan, sebuah negara kepulauan berpenduduk sekitar 24 juta orang, sebagai provinsi yang memisahkan diri, sementara Taipei telah bersikeras pada kemerdekaannya sejak 1949 dan memiliki hubungan diplomatik dengan setidaknya 15 acnegara. (Sumber: Kantor Berita Anadolu)
Berita Terkait
-
Jarang Muncul di TV, Farah Quinn Sibuk Bolak Balik Amerika-Indonesia
-
8 Agama Tertua di Dunia, Ada yang Masih Eksis Hingga Sekarang, Agamamu?
-
Insiden Memalukan, Joe Biden Kentut Saat Berbincang dengan Istri Pangeran Charles
-
GarChic, Street Food di Medan yang Wajib Dicoba
-
Menaker Tegaskan, Penempatan PMI ke Taiwan Kembali Dibuka
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah