Suara.com - Andre (35) hanya bisa mengelus dada dan bersabar, setelah rumahnya disatroni maling. Uang sebesar Rp750 ribu yang dia kumpulan berhari-hari dari profesinya sebagai pengemudi ojek online turut raib. Padahal, uang itu akan digunakan untuk membayar kontrakan rumahnya.
Tak hanya itu, handphone (HP) yang dia gunakan untuk bekerja beserta STNK motor sewaannya turut dibawa kabur maling.
Aksi pencurian yang terjadi pada Rabu (10/11/2021) lalu itu, terekam kamera CCTV dan viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @cengkarengnews.
Kata Andre, kejadian itu berawal saat dia baru saja pulang menarik ojek. Karena sedang buru-buru ke kamar mandi dia tidak menutup pintu depan rapat.
"Saya juga kan sempat kencing besar jadi saya masuk rumah tanpa tutup pintu. Maksud dibuka sedikit itu biar motor keliatan," jelas Andre saat dihubungi wartawan, Jumat (12/11/2021).
Saat sedang melakukan hajadnya, Andre tak menyadari ternyata pintu yang tidak ditutupnya dengan rapat dimanfaatkan seorang pria yang menjadi pelaku dalam peristiwa pencurian itu.
"Saya sambil lihat-lihat ke pintu ya. Ya mungkin karena keenakan BAB, tapi namanya musibah gimana lagi," ujar Andre.
Dalam rekaman kamera CCTV, terlihat seorang pencuri itu mengenakan topi, kaos, dan celana pendek.
Dia mengintip ke arah pintu rumah yang sedikit terbuka, tampak sedang memastikan keadaan untuk menjalankan aksinya. Setelah merasa aman, lewat pintu yang terbuka, dia masuk ke dalam rumah dengan berlahan.
Baca Juga: Terekam CCTV, Begini Aksi Maling di Cengkareng Gasak HP hingga Uang
Jelas Andre, maling tersebut menggasak HP miliknya jenis Android, STNK motor sewaannya dan uang untuk membayar kontrakannya.
"Makanya sampai hati sekali. Saya ngumpulin uang, istilahnya 10 ribu, 20 ribu ngumpulin," ujarnya.
Akibat kejadian tersebut dia mengaku tidak bisa bekerja selama beberapa hari, mengingat HP miliknya adalah salah satu peralatan utmanya bekerja sebagai pengemudi ojek online.
"Nah ini seminggu, saya engga narik sehari dua hari saja sudah kebingungan," kata Andre.
Peristiwa inipun sudah dilaporkan ke kepolisian. Terpisah, Kanit Polsek Cengkareng, Iptu Bintang mengatakan akan melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.
"Nanti kami cek," ujar Bintang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Dell Akui Baru Jual Chromebook Saat Ada Pengadaan Kemendikbud, Apa yang Terjadi Sebelumnya?
-
Belasan Kilometer Langkah Kaki di Tengah Dahaga: Kisah Rahmat, Penjaga Nadi Rel Kereta Api
-
PT SPC Akui Produksi 39 Ribu Chromebook Berkat Bocoran Spek Sebelum Tender Kemendikbud
-
Pria Ngaku Aparat Aniaya Tiga Pegawai SPBU Cipinang Ditangkap
-
Taring Kekuasaan di Pom Bensin: Kala Pegawai SPBU yang Dihajar Karena Menegakkan Aturan
-
Anggota Komisi IX DPR Dorong Pembayaran THR Maju H-14, Ini Alasannya
-
Dirut Supertone Ngaku Untung 'Dikit' dari Laptop Chromebook di Tengah Kasus Korupsi Rp 2,18 Triliun
-
KPK Periksa Anggota DPRD Pati, Dalami Komunikasi Terkait Isu Pemakzulan Sudewo
-
Soal Ambang Batas Parlemen, PKS Usul Jalan Tengah Stembus Accord Agar Suara Rakyat Tak Hilang
-
Pemkot Jakbar Tanggapi Soal Penolakan Pembangunan Rumah Duka dan Krematorium di Kalideres