Suara.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menangkap empat dari enam komplotan perampok di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.
Keempat pelaku perampokan yang menggasak uang senilai Rp 400 juta itu ditangkap pada Minggu (14/11/2021) kemarin.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Yusri Yunus menyebut keempat pelaku masing-masing berinisial VA, NJS, RA dan N.
Sedangkan dua perampok lainnya berinisial A dan AR telah ditangkap oleh jajaran Ditreskrimum Polda Lampung atas kasus serupa.
"Empat kami tahan di Polda Metro Jaya dan dua ditahan di Polda Lampung karena kejadian 10 November di Polda Metro Jaya, tapi sebelumnya enam pelaku sempat aksi sama tanggal 1 November 2021 di Lampung," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (15/11/2021).
Menurut Yusri, keenam pelaku memiliki peran berbeda. Mulai dari eksekutor, joki, hingga pengawas.
"Tersangka VA ini residivis kasus sama di Cirebon 2018. Dia divonis 1 tahun penjara, orang Sumatera Selatan. Dia joki dan eksekutor yang ngambil uang korban di mobil," beber Yusri.
Atas perbuatannya para pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang Perampokan dan atau Pasal 363 KUHP tentang Pencurian. Mereka terancam hukuman maksimal sembilan tahun penjara.
Modus Kempes Ban
Baca Juga: Dalih Tak Ingin Buat Kesan Pemerintah Antikritik, Cyber Indonesia Cabut Laporan Greenpeace
Aksi perampokan ini sebelumnya terjadi di sekitar Bank BCA, PIK, Jakarta Utara, pada Rabu (10/11/2021). Korban berinisial GR (30) mengaku dirampok sekitar Rp 400 juta.
Kapolsek Penjaringan AKBP Rinaldo Aser mengemukakan komplotan perampok menggunakan modus kempes ban.
"Pulang dari bank, ban mobil gembos. Sopir mengganti ban, pelaku masuk ke mobil mengambil uang," ungkap Rinaldo kepada wartawan, Kamis (11/11/2021).
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli
-
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah
-
Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD
-
Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya
-
Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok
-
Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027
-
Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari
-
Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang
-
Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!
-
Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas