Suara.com - Tahukah kalian bahwa memperbaiki data sertifikat vaksin yang salah dapat dilakukan melalui Whatsapp PeduliLindungi? Cara memperbaiki data sertifikat vaksin via Whatsapp ini dianggap lebih mudah dilakukan.
Apalagi sertifikat vaksin COVID-19 yang dikeluarkan oleh pemerintah berisi data penerima vaksin, jenis vaksin yang diberikan hingga tanggal vaksinasi. Jadi jika terjadi kesalahan data, kita harus tahu cara memperbaiki data sertifikat vaksin tersebut.
Cara memperbaiki data sertifikat vaksin via Whatsapp PeduliLindungi ini menjadi solusi jika Anda akan bepergian. Mengingat, fungsi sertifikat vaksin covid-19 adalah sebagai bukti bahwa Anda sudah melakukan vaksinasi.
Vaksinasi tidak hanya melindungi individu dari penyakit, tetapi juga mengurangi kemungkinan penularan virus. Di masa depan, mungkin ada kebutuhan untuk menunjukkan sertifikat vaksin covid-19 untuk beberapa jenis interaksi sosial dan perjalanan luar negeri.
Nah, untuk Anda yang belum tahu cara memperbaiki data sertifikat vaksin via Whatsapp, berikut kami sampaikan langkah-langkahnya:
Cara Memperbaiki Data Sertifikat Vaksin via Whatsapp
Dikutip dari Instagram Kemenkominfo, tersedia tiga fitur dalam chatbot Whatsapp PeduliLindungi, antara lain:
- download sertifikat vaksinasi
- melihat status vaksinasi
- mengubah informasi diri.
Artikel ini akan fokus kepada cara memperbaiki data sertifikat vaksin.
- Kirim pesan 'hai' ke nomor WhatsApp 0811 1050 0567.
- Pilih menu "sertifikat vaksin".
- Masukkan nomor smartphone yang terdaftar di aplikasi PeduliLindungi.
- Masukkan kode OTP yang dikirimkan melalui SMS sebagai verifikasi.
- Selanjutnya akan muncul tiga pilihan "Download Sertifikat", "Status Vaksinasi", dan "Ubah Info Diri".
- Pilih "Ubah Info Diri".
Sampaikan keluhan dan kendala yang kalian alami. Misalnya salah nama, atau keliru nomor telepon yang didaftarkan untuk sertifikat vaksin. Kalian juga perlu menyiapkan beberapa dokumen seperti KTP dan kartu vaksinasi yang mungkin dibutuhkan saat pemeriksaan.
Baca Juga: Waspada! Jangan Cetak Sertifikat Vaksin, Jubir Vaksinasi Kemenkes Jelaskan Bahayanya
Sertifikat vaksin akan dikeluarkan setelah Anda menerima dosis pertama atau kedua vaksin COVID-19. Sertifikat ini menjadi benda penting jika Anda akan bepergian. Oleh karena itu, pastikan data-data sertifikat Anda benar sesuai dengan ID Anda.
Seperti itulah cara memperbaiki data sertifikat vaksin via Whatsapp. Selamat mencoba.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Pelaku Buron, Komisi XIII DPR Desak Negara Hadir Lindungi Perempuan Korban Penyiksaan di Bandung
-
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mengundurkan Diri
-
Belatung di Kepala, Oneng Murka Wanita di Bandung Disekap 3 Tahun: Jangan Beri Ampun!
-
'Hanya Saya yang Berani Ngomong!' Cak Imin Sebut PBNU Periode Ini Paling Gagal dan Mundur
-
Buron Sejak 2025, Bos Kresna Life Michael Steven Akhirnya Diringkus di Maroko
-
Arahan Zulhas: Sekolah Elit Tak Perlu MBG, Fokus ke yang Benar-Benar Butuh
-
Akademisi UI Soroti Penangkapan Dokter Tifa, Sebut Ada Sinyal Intimidasi ke Rektor
-
Megawati, Sinta Wahid, hingga Romo Magnis Berkumpul di Menteng, Ada Apa?
-
Viral Ajudan Danrem Lari Tanpa BIB di Jogja Marathon, Korem 072 Sebut Nomor Diduga Terlepas
-
Biar Tak Bolak-balik, Banggar DPR Langsung Getok Persetujuan Pagu Anggaran 7 Kemenko untuk 2027