Suara.com - Seorang pria Rusia yang ingin menyelamatkan pernikahan dengan ilmu hitam justru tewas dibunuh oleh dukun palsu setelah terlibat pertengkaran fisik.
Menyadur Daily Mail Rabu (17/11/2021), Anton Shabanov belum genap setahun menikah dengan Lyubov tapi istrinya sudah pergi dari rumah.
Pria yang bekerja di perusahaan energi Lukoil ini ingin menyelamatkan pernikahannya dengan bantuan dukun palsu bernama Nikolay Ivanov.
Ivanov yang memiliki riwayat sebagai penipu ini mengajak Shabanov untuk menjalani ritual mengubur harta pasangan di hutan di dekat Astrakhan.
Ketika keduanya sedang menggali lubang untuk mengubur barang pribadi itu, Ivanov dilaporkan meledek Shabanov hingga tersinggungdan marah.
Ia diduga menyeret nama istri Shabanov yang kini lari dari rumah. Tak terima wanita yang dicintai jadi bahan lelucon, ia melawan secara fisik, jelas pengadilan.
Perkelahian antara dua pria tak dapat dihindari dan Ivanov menggunakan kapak untuk memukul kepala juga leher Shabanov berkali-kali hingga tewas.
Dia menutupi tubuh Shabanov dengan ranting pohon dan rumput lalu melarikan diri dari tempat kejadian. Polisi kemudian menahannya, dan dia mengaku membunuh Shabanov.
Pengadilan memenjarakan Ivanov selama 9,5 tahun dan dia diperintahkan untuk membayar ganti rugi £20.700 yang setara Rp 397 juta.
Baca Juga: Tertipu Dukun Palsu, Bayar Rp 11 Juta Dapat Bungkusan Katanya Isi Berlian Ternyata Batu
Seorang teman mengonfirmasi bahwa pasangan ini telah berpisah. "Mereka tidak bercerai tetapi telah hidup terpisah."
"Tentu saja dia marah, tapi aku tidak bisa membayangkan dia akan terlibat dalam upacara untuk membawanya kembali."
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Brimob dan Tim Perintis Gerebek Balap Liar di Taman Mini, Remaja dan Motor Bodong Diamankan
-
Meski Hirup Udara Bebas, 3 Legislator NTB Tetap Dihantui Status Terdakwa Gratifikasi
-
Iran Blokir Kiriman Senjata AS di Selat Hormuz, Pendapatan Negara Diprediksi Meroket
-
Stasiun Tugu dan Lempuyangan Membeludak, Okupansi KA Daop 6 Melejit di Libur Kenaikan Yesus Kristus
-
Jejak Heri Black dalam Skandal Bea Cukai: KPK Incar Keterangan Sang Pengusaha Usai Geledah Rumahnya
-
Gosip Panas! Isi Chat Mesra Emmanuel Macron ke Aktris Iran Berujung Ditampar Istri
-
Sebut AS Siap Akhiri Perang, Rusia Kasih Syarat: Pasukan Ukraina Angkat Kaki dari Donbas
-
Peneliti Temukan Hubungan Krisis Iklim dan Konflik Bersenjata Lebih Kompleks dari Dugaan
-
Kawal Ibadah Kenaikan Yesus Kristus, Polda Metro Jaya Jaga Ketat 860 Gereja Hari Ini
-
Gaji Hakim Indonesia Tertinggi di ASEAN? Ini Perbandingannya dengan Malaysia dan Singapura