Suara.com - Wakil Presiden Maruf Amin mengatakan menjaga kerukunan antarumat beragama merupakan upaya yang tidak mudah dan tidak murah untuk dilakukan sehingga pemerintah daerah harus memperkuat Forum Kerukunan Umat Beragama.
“Pak Gubernur, FKUB ini harus kita jaga, kita pelihara. pemerintah bertekad untuk terus menguatkan dan saya tahu bahwa FKUB menjaga kerukunan itu tidak mudah dan tidak murah. Tidak mudah artinya cukup berat,” kata Maruf di Minahasa Utara.
Ketidakmudahan menjaga kerukunan antarumat beragama tersebut, kata dia, memerlukan kerja sama dari seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan untuk memperkuat FKUB.
Sementara terkait ketidakmurahan tersebut, Maruf meminta seluruh pemda untuk menyediakan anggaran yang mencukupi bagi kegiatan FKUB.
“Oleh karena itu, saya mengusulkan supaya semua pemda menganggarkan yang cukup untuk membiayai FKUB, karena memang tidak mudah dan tidak murah. Sebab kerukunan itu sangat mahal,” katanya.
Merawat kerukunan di daerah menjadi tugas penting bagi FKUB untuk mewujudkan stabilitas kerukunan nasional yang melibatkan antarumat beragama sebagai unsur utama, katanya.
Maruf mengapresiasi kinerja FKUB yang tidak hanya bertugas menjaga kerukunan antarumat beragama, namun terlibat dalam penyelesaian konflik politik di masyarakat.
“Saya mendengar bahwa FKUB itu begitu besar perannya, tidak hanya bisa menyelesaikan kemungkinan terjadinya perselisihan agama, tapi di beberapa daerah mampu menyelesaikan konflik atau perselisihan pilkada, dimana FKUB mampu menyelesaikan permusuhan,” kata Maruf.
Oleh karena itu, Maruf berharap FKUB dapat terus menjalankan dan meningkatkan perannya dalam menjaga kerukunan masyarakat di berbagai daerah.
Baca Juga: Wapres Minta MUI Hati-hati Dalam Rekrutmen Pengurus
Sementara itu, Gubernur Olly Dondokambey mengatakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara selalu mengutamakan aspek kerukunan dalam pembangunan daerah.
“Pemprov Sulut menyadari dan selalu mengedepankan aspek kerukunan dalam mengiringi pembangunan dan kemajuan daerah,” katanya.
FKUB turut berperan dalam penanggulangan pandemi COVID-19 di Sulawesi Utara hingga kini angka kasus aktif di daerah tersebut menurun, papar dia.
“Berkat dukungan semua pihak, FKUB dan pimpinan-pimpinan agama, kondisi pandemi di Sulawesi Utara kian hari kian membaik. Pelandaian kasus aktif terus terjadi, hingga kini kasus aktif yang masih dirawat tinggal 40 kasus,” ujar Olly. [Antara]
Berita Terkait
-
Gebrakan Menteri HAM Natalius Pigai di DPR: Singgung Intoleran hingga Usul UU Kebebasan Beragama
-
Mencari Keseimbangan dalam Beragama Lewat Buku Islam Desa dan Islam Kota
-
Momen Tiga Presiden Bersatu di Istana, Bahas Stabilitas dan Isu Global
-
Ma'ruf Amin: Jujur, Ekonomi Syariah Belum Jadi Budaya
-
Ma'ruf Amin Respons Menkeu Purbaya soal Mahalnya Bank Syariah
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Detik-detik OTT Bupati Tulungagung: KPK Sita Sepatu Louis Vuitton hingga Duit Jatah Ratusan Juta!
-
KPK: Duit Perasan Rp2,7 Miliar Bupati Tulungagung Dipakai Beli Sepatu hingga Bayar THR Forkopimda!
-
Donald Trump Murka, China Akan Hadapi Masalah Besar Jika Nekat Pasok Senjata ke Iran
-
Penembakan Pemuda Palestina di Deir Jarir Ungkap Eskalasi Brutalitas Pemukim Ilegal Israel
-
Konflik Selat Hormuz, Kenapa Strategi Pembersihan Ranjau Laut AS Ditolak Mentah-Mentah Militer Iran?
-
Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran
-
Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan
-
Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?