Suara.com - Pembenahan internal militer menjadi salah satu prioritas bagi Jenderal TNI Andika Perkasa setelah resmi menjadi Panglima TNI.
Menurutnya TNI harus disiplin dalam menjalani tugas sesuai dengan peraturan yang berlaku. Andika mengatakan, pihaknya bakal melakukan pembenahan organisiasi militer.
Perbaikan organisasi dikatakannya penting terlebih TNI harus tetap berjalan kompak dengan tiga matra yakni Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU).
"Jadi pembenahan organisasi, cara kita bekerja sama, karena ini kan terdiri dari beberapa satuan, sehingga diperlukan koordinasi," kata Andika saat menyambangi Markas TNI AL, Jakarta, Senin (22/11/2021).
Andika menganggap pembenahan internal militer lebih condong kepada urusan teknis. Namun demikian ia menganggap pembenahan itu perlu dilakukan.
Terlebih menurutnya, ilmu disiplin harus tetap diterapkan dalam organisasi.
"Kita harus disiplin dalam pedomani tugas yang diberikan undang-undang," ujarnya.
"Kalau dilihat disiplin ilmu organisasi memang harus selalu memperbaiki diri atau organisasi yang terus belajar dan terus memperbaiki diri."
Baca Juga: Pesan Marsekal Hadi Tjahjanto Ke Jenderal Andika Perkasa Saat Sertijab Panglima TNI
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan
-
Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan
-
SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia
-
Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran
-
Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan