Suara.com - Seorang wanita di Dunedin, Selandia Baru menelepon polisi pada Sabtu malam pekan lalu karena ia 'disandera oleh seekor posum di rumahnya sendiri'.
Menyadur New York Post Selasa (23/11/2021), mahasiswi S2 ini mengatakan posumnya sangat agresif. Hewan itu pertama kali menyerang dirinya ketika ia menyelesaikan perjalanan dan membongkar mobilnya.
"Saya meletakkan barang-barang di beranda dan ketika kembali ke mobil ... saya mendengar gemerisik," katanya kepada situs berita Selandia Baru Stuff.
“Saya berpikir, 'Aneh,' dan ketika saya mengambil barang dari kursi belakang dan sesuatu menabrak kaki. Saya mengira itu kucing tapi itu adalah posum," katanya.
Possum itu terus menyerangnya, bahkan ketika ia masuk ke rumah dan hewan itu menyerang kaca setiap kali melihatnya. Dia mencoba menelepon pengendali hewan tapi mereka merujuknya ke polisi.
Petugas kemudian datang dan mengamankan possum itu dengan suar obor untuk menyetrum lalu memasukkannya ke dalam kotak dan membawanya.
Sersan Senior Craig Dinnissen mengatakan posum itu mungkin hewan peliharaan yang kabur atau baru berpisah dari induknya. Mereka melepasnya kembali ke alam liar "untuk mencegah pelecehan warga lebih lanjut," katanya.
Meski banyak yang menghargai satwa liar, posum dapat dianggap sebagai gangguan di seluruh wilayah, menurut Australian Geographic.
Brushtail umum pertama kali sampai ke Selandia Baru selama 1800-an untuk memasok perdagangan bulu mereka, tapi populasi mereka membengkak jadi 60 juta hingga 70 juta.
Baca Juga: Makin Panas! TPNPB-OPM Tembak Mati 2 TNI dan Sandera Pejabat Pemerintah di Intan Jaya
Upaya pengendalian telah memangkas jumlah mereka sekitar setengahnya — yang tersisa sekitar enam kali populasi manusia di negara pulau itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik
-
Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat
-
Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki
-
Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada
-
Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen
-
Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah
-
5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review