Suara.com - Anggiat Pasaribu mendatangi ruang Fraksi PDI Perjuangan di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan. Kedatangannya adalah untuk bertemu dengan anggota DPR Arteria Dahlan.
Anggiat Pasaribu yang tiba dengan didampingi sejumlah orang tampak sesekali memegangi kepalanya. Menurut salah seorang perempuan yang mendampinginya, Anggiat masih dalam keadaan sakit.
Kondisi itupula yang menjadi alasan Anggiat didampingi sejumlah orang.
"Sakit, lagi sakit," katanya.
Anggiat sendiri belum mengucapkan sepatah katapun sejak tiba di ruang Fraksi PDIP sekitar pukul 13.11 WIB.
Diketahui, Anggiat Pasaribu dijadwalkan bakal menemui anggota DPR RI Arteria Dahlan. Hal itu dilakukan Anggiat menyusul dirinya yang telah mencabut laporan atas ibu Arteria.
Sebelumnya Anggiat juga sudah mengaku khilaf dan meminta maaf.
Dikonfirmasi terpisah terkait kabar Anggiat yang akan menemui dirinya, Arteria membenarkan kabar tersebut. Ia berujar bahwa pertemuan akan dilakukan di Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan.
"Nanti yang bersangkutan akan ke ruangan saya, tapi karena tidak muat, jadi ke ruang rapat fraksi jam 13.00 di Nusantara I lantai 7 ruang 704," kata Arteria.
Baca Juga: Anggiat Pasaribu bakal Temui Arteria Dahlan di DPR, Ingin Damai dan Minta Maaf?
Sebelumnya, Anggiat Pasaribu menjadi sosok perempuan yang terlibat cekcok dengan ibu dari anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan mencabut laporan di Polres Bandara Soekarno-Hatta. Laporan terkait kasus dugaan penganiayaan itu resmi dicabut hari ini.
Kuasa hukum Anggiat, Clanse Pakpahan menilai kasus tersebut tak perlu dibawa ke ranah hukum.
"Cabut laporan sudah. Jadi semua masyarakat tau hal-hal ini nggak perlu dibawa ke ranah hukum," kata Clanse di Polres Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (24/11/2021).
Menurut Clanse, pihaknya telah menjalani komunikasi dengan Arteria Dahlan melalui Politisi PPP Hasan Husaeri Lubis. Dalam waktu dekat ini, rencananya Anggiat pun akan bertemu dengan ibu Arteria Dahlan.
"Mudah-mudahan pertemuan secara langsung besok, siapa tahu bisa ketemu langsung sama ibunda Arteria Dahlan," katanya.
Buka Pintu Maaf
Berita Terkait
-
Anggiat Pasaribu bakal Temui Arteria Dahlan di DPR, Ingin Damai dan Minta Maaf?
-
Ternyata Arteria Dahlan Sempat Tidak Dilayani Saat Melaporkan Cekcok di Bandara
-
Ini Penyebab Cekcok Ibu Arteria Dahlan dan Anggiat Pasaribu di Bandara
-
Garang Maki-maki Ibu Arteria Dahlan, Anggiat Pasaribu Minta Maaf
-
Cabut Laporan Polisi, Perempuan Pemaki Ibu Arteria Dahlan Ngaku Khilaf
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar