Dia mengatakan pilihan terbaik adalah meredakan situasi. Merkel juga berbicara dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.
Keduanya sepakat tentang perlunya tanggapan terpadu terhadap "ancaman" Rusia.
Amerika Serikat janjikan dukungan
Sebelumnya pada Rabu (24/11), Presiden AS Joe Biden menjanjikan dukungan negaranya untuk Ukraina.
Sama seperti dukungan AS ketika Ukraina mengalami kelaparan massal tahun 1930-an yang menewaskan jutaan orang dalam peristiwa "Holodomor."
"Amerika Serikat menegaskan kembali komitmen kami kepada rakyat Ukraina hari ini dan dukungan tak tergoyahkan kami untuk kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina," kata Biden.
Awal tahun ini, AS akan melakukan pengiriman amunisi dalam jumlah besar, termasuk rudal Javelin ke Ukraina, serta mencari dukungan dari keanggotaan NATO.
Dukungan AS dengan mengirimkan kapal perang di Laut Hitam dan pengiriman kapal patroli AS ke angkatan laut Ukraina, memicu kemarahan Moskow.
Rusia menuduh AS melakukan latihan pengeboman nuklir terlalu dekat dengan perbatasannya pada Selasa (24/11).
Baca Juga: Promosikan Potensi Ekonomi Jabar, Ridwan Kamil Bakal Zoom Meeting dengan Pengusaha Ukraina
Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan Rusia perlu lebih mengembangkan militernya, saat dia mengeluhkan "aktivitas yang meningkat dari negara-negara NATO di dekat perbatasan Rusia."
Rusia pun membantah rencana invasi ke Ukraina. Hubungan antara Ukraina dan Rusia pada dasarnya memang tidak baik, terlebih sejak Rusia mendukung gerakan separatis setempat di Ukraina timur yang menyebabkan kematian sekitar 13.000 orang sejak tahun 2014. bh/rap (AFP, dpa, Reuters, AP)
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
Israel Tolak Ikut Invasi Darat ke Iran, Kemarahan Publik AS Meledak
-
'Sudah Sampai di Situ' Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Usut Kasus Air Keras Aktivis KontraS
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa yang akan Dilakukan Pemerintah Indonesia?
-
Konflik Timur Tengah Ganggu Pariwisata RI, 770 Penerbangan Batal dan Potensi 60 Ribu Wisman Hilang
-
Targetkan 17,6 Juta Wisman di 2026, Menpar Siapkan Strategi Mitigasi di Tengah Gejolak Global
-
Bantah Pernyataan Nadiem, Jaksa Sebut Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan di Pengadaan Chromebook
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang