Suara.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan para pemegang Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) melakukan rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS) di perbukitan Menoreh, Jawa Tengah.
Kick-off penanaman dalam rangka Rehabilitasi DAS dilaksanakan Minggu (28/11/2021), yang bertepatan dengan peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) tahun 2021.
Hadir pada kegiatan ini, mewakili Menteri LHK yaitu Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDAS-RH), KLHK, Helmi Basalamah.
Helmi menyampaikan, secara keseluruhan kelima pemegang PPKH akan menanam seluas 1.656 hektare yang tersebar pada 13 desa di tiga wilayah kabupaten, yaitu Kabupaten Magelang dan Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah, serta Kabupaten Kulon Progo, Provinsi DIY.
"Tujuan yang paling utama dari kegiatan ini adalah untuk memulihkan lingkungan, khususnya untuk menjaga menara air alami, meningkatkan produktifitas masyarakat, mendukung daerah wisata borobudur, menambah tutupan hutan, mitigasi bencana dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," terang Helmi.
Jumlah bibit yang akan ditanam sebanyak 901.955 batang, terdiri dari jenis tanaman MPTS (Multi Purpose Trees Spesies) diantaranya durian, alpukat, kelengkeng, manggis, dan sejenisnya, serta tanaman yang mendukung tata air seperti jambu air, gayam, dan sebagainya.
Kegiatan penanaman rehabilitasi DAS di kawasan perbukitan Menoreh ini akan berlangsung selama minimal 3 tahun, dan diperkirakan akan menyerap tenaga kerja sebesar 87.439 HOK.
Berita Terkait
-
KLHK Sumatera Gagalkan Penjualan 36,7 Kg Sisik Trenggiling dan 1 Paruh Rangkong
-
Bantu Pulihkan Lingkungan, KLHK Libatkan Kaum Muda untuk Berperan Aktif
-
Gelar Aksi di Depan Gedung KLHK, Masyarakat Tano Batak Tuntut TPL Ditutup
-
Indonesia Terpilih sebagai Direktur Eksekutif ITTO
-
Jelang Kongres Kehutanan Indonesia Ke-7, DKN Jaring Pendapat Setiap Regional
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana
-
Ibu Makin Cermat Memilih Produk Perawatan Anak, Bukan Lagi Sekadar Soal Harga
-
Perkuat Keamanan Ruang Udara Obvitnas, Kilang Plaju Jalani Assessment AIP dan Supervisi SMP
-
KemenPPPA Soroti Pentingnya Inklusi Keuangan bagi Perempuan Pelaku Usaha
-
Viral Anak Bacok Ayah di Deli Serdang, Polisi Amankan Pelaku
-
Membongkar Jual-Beli Kursi Maba Unsoed: Dari 73 Kuota hingga Mahar Rp650 Juta
-
Projek-D Vol.5 Hadirkan Empat Panggung dan Puluhan Musisi di De Tjolomadoe