Suara.com - Sepasang suami istri di Malaysia sempat membuat geger belakangan ini karena mengunggah video berisi penghinaan kepada pengantar makanan.
Menyadur World of Buzz Minggu (28/11/2021), pria bernama Paul Lim yang dulunya bekerja sebagai agen properti ini melakoni pekerjaan sebagai pengantar makanan sebagai bentuk permintaan maafnya.
Sementara istrinya dilaporkan mendapat hukuman dari perusahaan tempatnya bekerja dan kini sedang istirahat dari media sosial.
Melalui akun Facebook miliknya, Paul Kim mengatakan bekerja sebagai pengantar makanan membuatnya teringat tentang pengalaman di asa lalu yang bekerja sebagai pengantar barang.
Kala itu ia berumur 16 tahun dan bekerja di toko perkakas. Dalam sehari, ia bisa mengantar 30-50 kg thinner dengan motor ke lokasi yang berjarak sekitar 50-80 km.
Ia juga mengatakan, cuaca yang tak dapat ditebak membuat pengalaman kerjanya semakin tak terlupakan.
Itulah sebabnya kini ia membungkukkan badan untuk para pengantar makanan dan minta maaf juga berkata bahwa pengantar makanan harus dihargai.
Paul yang kini bekerja sebagai pengantar makanan EASI di Penang mengatakan ia bisa mendapat pengalaman dan mengerti kerasnya pekerjaan tersebut.
Memakai baju seragam EASI, ia mengunggah foto tengah bersiap mengantar makanan untuk pelanggan. Sepertinya ia ingin membuktikan jika ia bersungguh-sungguh minta maaf.
Baca Juga: Mantan Menteri Komunikasi Jadi Kurir Pengantar Makanan
Meskipun unggahannya tampak menyakinkan, tapi Paul tak mengatakan sampai kapan ia akan menjalani 'hukuman' sebagai pengantar makanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Sentul Diterjang Banjir Bandang Rabu Sore, Longsor Ikut Tutup Jalan
-
Mensos Gus Ipul: Penataan PBI-JK Berbasis DTSEN Turunkan Inclusion Error
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi
-
Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
-
PDIP Sebut 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Kalkulasinya
-
Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!
-
Wamensos Agus Jabo Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku